Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Waktu pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran telah terungkap.

TPO - Surat kabar Nikkei, mengutip beberapa sumber diplomatik Timur Tengah, melaporkan bahwa AS dan Iran sedang membahas rencana untuk membuka kembali Selat Hormuz sekitar 30 hari setelah kedua negara mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan.

Báo Tiền PhongBáo Tiền Phong26/05/2026

54ufkok6cfli5dyrgcysw4ufpa.jpg
Kapal-kapal di Selat Hormuz pada 25 Mei. (Foto: Reuters)

Menurut Nikkei , Iran akan mulai membersihkan ranjau di Selat Hormuz dalam waktu sekitar 30 hari setelah mencapai kesepakatan.

Selanjutnya, kapal-kapal dari semua negara akan dapat berlayar dengan bebas dan aman melalui selat tersebut. Iran akan berhenti memungut biaya transit.

Surat kabar Nikkei selanjutnya melaporkan bahwa perjanjian gencatan senjata yang dicapai antara AS dan Iran pada awal April akan diperpanjang selama 60 hari lagi. Negosiasi mengenai program nuklir Iran diperkirakan akan diadakan selama gencatan senjata ini.

Sebelumnya pada tanggal 25 Mei, sebuah delegasi Iran tiba di Doha untuk membahas dengan pihak berwenang Qatar potensi kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, sebelumnya menyatakan bahwa isu nuklir hanya akan dinegosiasikan jika perjanjian kerangka kerja ditandatangani terlebih dahulu.

Diskusi tersebut terutama berfokus pada Selat Hormuz dan persediaan uranium yang sangat diperkaya milik Iran. Gubernur bank sentral Iran juga bergabung dengan delegasi untuk membahas kemungkinan pencairan dana Iran yang dibekukan sebagai bagian dari kesepakatan akhir.

Saat upaya mencapai kesepakatan terus berlanjut, Iran mengatakan telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak siluman "musuh" dengan sistem pertahanan udara barunya, demikian dilaporkan kantor berita Iran, tanpa menyebutkan asal usul pesawat tak berawak tersebut.

"Ini adalah sinyal dari kami bahwa tidak ada lagi drone siluman yang dapat menembus langit di atas Teluk Persia," kata pejabat yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip oleh kantor berita Fars .

Dalam langkah yang semakin memperumit proses negosiasi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pada 25 Mei bahwa Israel akan mengintensifkan serangannya terhadap gerakan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.

Tak lama kemudian, militer Israel mengumumkan akan menyerang infrastruktur Hizbullah di Lembah Bekaa di Lebanon timur dan daerah lainnya.

Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan gencatan senjata pada pertengahan April, tetapi Israel melanjutkan serangan udaranya, yang diklaim sebagai tindakan membela diri, terhadap Hizbullah.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah memerintahkan pembukaan kembali akses internet internasional, demikian dilaporkan media pemerintah Iran pada 25 Mei, mengutip seorang pejabat, setelah hampir 90 hari Iran terputus dari internet karena perang dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sumber: https://tienphong.vn/he-lo-thoi-diem-iran-mo-cua-eo-bien-hormuz-post1846293.tpo


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kegembiraan mempelajari kerajinan tradisional.

Kegembiraan mempelajari kerajinan tradisional.

Warna-warna musim semi di wilayah perbatasan

Warna-warna musim semi di wilayah perbatasan

Di Bawah Cahaya Bulan

Di Bawah Cahaya Bulan