Pada sore hari tanggal 16 September, Sekolah Menengah Atas dan Menengah Atas Lomonosov (My Dinh, Hanoi ) mengirimkan 50 juta VND kepada surat kabar Dan Tri untuk program "Bergandengan Tangan Membangun Kembali Desa Nu". Dana tersebut disumbangkan oleh 2.700 siswa dan guru sekolah.
Sebelumnya, sekolah meluncurkan kampanye penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak Topan Yagi . Khususnya, sekolah meminta setiap siswa untuk menyumbang tidak lebih dari 30.000 VND.
Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Atas Lomonosov memberikan sumbangan untuk mendukung masyarakat di daerah bencana pada pagi hari tanggal 16 September (Foto: Disediakan oleh sekolah).
Jumlah 30.000 VND berada dalam batas kemampuan siswa. Siswa dapat menggunakan tabungan atau uang saku mereka untuk membantu tanpa harus meminta uang kepada orang tua.
Saat menetapkan batas 30.000 VND, siswa yang hanya memiliki 20.000 VND, 10.000 VND atau bahkan 5.000 VND untuk disumbangkan juga merasa senang.
Dalam proses pelaksanaannya, pihak sekolah juga mewajibkan kepada wali kelas untuk tidak boleh memaksakan atau mengejar prestasi, baik dari segi jumlah peserta didik maupun jumlah total dana yang terkumpul.
Secara khusus, kelas tidak diperbolehkan menggunakan sumbangan orang tua sehingga kegiatan amal benar-benar milik anak-anak.
Setiap siswa menyumbangkan uang tunai, dalam amplop tanpa nama sehingga tidak ada yang bisa membandingkan.
"Sekolah meluncurkan kampanye donasi ini dengan tujuan untuk menjamin pendidikan , membangkitkan semangat peduli dan berbagi dalam diri siswa, namun di saat yang sama membantu mereka merasa bahagia dan gembira saat memberi, serta menghindari sikap pamer atau membanding-bandingkan antar siswa," ujar Bapak Nguyen Quang Tung, Kepala Sekolah.
Bapak Nguyen Quang Tung berpartisipasi dalam program donasi bersama para siswa (Foto: Disediakan oleh sekolah).
Berbicara mengenai alasan pengiriman dana untuk mendukung program "Bergandengan Tangan Membangun Desa Nu" dari surat kabar Dan Tri , Bapak Tung mengatakan bahwa hal ini merupakan pilihan para siswa.
Sekolah ini telah rutin melakukan kegiatan amal di sekolah-sekolah di daerah pegunungan selama bertahun-tahun. Donasi ini berasal dari keinginan para siswa sendiri.
Para siswa mengusulkan kepada sekolah untuk berpartisipasi dalam program ini setelah mengetahui tentang konsekuensi tragis desa Nu dan mengetahui tentang program amal surat kabar Dan Tri.
"Siswa dan guru sekolah menyumbang sedikit melalui surat kabar Dan Tri untuk membawa masyarakat, khususnya anak-anak desa Lang Nu, kehidupan yang lebih baik, dan meringankan penderitaan yang mereka alami," ungkap perwakilan sekolah.
Pada pagi hari tanggal 10 September, bencana dahsyat melanda Desa Lang Nu, Kecamatan Phuc Khanh, Kabupaten Bao Yen, Provinsi Lao Cai. Banjir bandang dahsyat dari Gunung Con Voi menyapu bersih segalanya, meninggalkan pemandangan yang sunyi dan hancur.
37 rumah tangga dengan 158 orang kehilangan rumah mereka hanya dalam sekejap.
Desa Nu bukan lagi rumah, melainkan reruntuhan. 37 rumah tangga membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat untuk membangun kembali kehidupan mereka.
Diperkirakan sekitar 2,3 miliar VND dibutuhkan untuk membangun kembali 37 rumah, menyediakan perumahan yang aman dan stabil bagi orang-orang yang telah kehilangan segalanya.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/hoc-sinh-truong-lo-mo-no-xop-chung-tay-xay-dung-lang-nu-cung-bao-dan-tri-20240916184108974.htm
Komentar (0)