Gazprom mengumumkan bahwa perusahaan dan Hongaria baru saja menandatangani nota kesepahaman tentang kemungkinan peningkatan jumlah gas yang dipasok dari Rusia ke Budapest.
Masalah transit gas Rusia melalui Ukraina tidak penting bagi Hongaria. (Sumber: AP) |
Menurut raksasa gas Rusia tersebut, kedua pihak membahas masalah pasokan gas dan prospek pengembangan kerja sama di sektor gas. Pentingnya pasokan gas Rusia dalam mendukung ketahanan energi Hongaria telah lama ditekankan.
Nota kesepahaman tentang kemungkinan peningkatan pasokan gas Rusia ke Hongaria ditandatangani pada pertemuan yang disaksikan oleh CEO Gazprom Alexey Miller dan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria Peter Szijjarto," kata Gazprom.
Berbicara di sela-sela Forum Gas Internasional St. Petersburg pada 9 Oktober, Bapak Szijjarto mengatakan: "Tahun ini, jumlah gas yang diangkut melalui TurkStream telah mencapai sekitar 5,7 miliar meter kubik, lebih banyak dari tahun lalu. Oleh karena itu, kami merasa aman dalam hal pasokan gas."
Ia lebih lanjut menekankan bahwa masalah transit gas Moskow melalui Kiev tidak penting bagi Hongaria karena negara itu dapat mengamankan pasokan gas melalui pipa TurkStream.
"Kekuatan eksternal sedang memberikan tekanan politik kepada Hongaria untuk memaksanya memutus kerja sama dengan Rusia di sektor energi," ungkap Bapak Szijjarto.
Menteri Luar Negeri Hongaria mengatakan bahwa jika Uni Eropa (UE) menjatuhkan sanksi pada industri gas, minyak atau nuklir Rusia, Budapest akan menggunakan hak vetonya.
Jadi, untuk saat ini, tidak ada sanksi terhadap pasokan gas dan bahan bakar nuklir Moskow.
Menurut pejabat tersebut, jaringan pipa gas Turkish Stream dapat memasok energi ke negara-negara Eropa jika Kiev menolak untuk memperpanjang transit gas dari Moskow.
Sebelumnya, Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mengumumkan bahwa Kiev tidak akan memperbarui perjanjian dengan Gazprom terkait pengangkutan gas Rusia. Perjanjian tersebut akan berakhir pada Desember tahun ini.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/hungary-co-buoc-tien-moi-voi-gazprom-khang-dinh-viec-ukraine-cat-dong-chay-khi-dot-nga-khong-quan-trong-289712.html
Komentar (0)