(CLO) Tet Nguyen Dan, juga dikenal sebagai Tahun Baru Imlek, bukan hanya hari raya terbesar sepanjang tahun bagi masyarakat Vietnam, tetapi juga simbol reuni, awal yang baru, dan identitas budaya yang kaya. Tet bukan hanya waktu bagi orang-orang untuk meninggalkan kesibukan mereka sejenak dan kembali ke keluarga, tetapi juga kesempatan bagi setiap orang untuk mengenang kembali nilai-nilai tradisional dan melestarikan semangat kebangsaan.
1. Tet adalah momen unik di mana tradisi dan modernitas berpadu. Selama masa ini, nilai-nilai budaya tradisional seperti pemujaan leluhur, pembuatan banh chung dan banh tet, atau ucapan selamat Tahun Baru yang dijiwai keindahan nasional masih mempertahankan vitalitasnya yang kuat.
Tet tradisional adalah momen sakral dan tak tergantikan - Foto: Le Huy
Meskipun kehidupan modern telah mengubah cara orang merayakan Tet, perasaan hangat seluruh keluarga berkumpul di sekitar pesta Tet dan bertukar amplop uang keberuntungan berwarna merah belum pudar.
Di saat yang sama, tren baru seperti Tet hijau dan Tet minimalis juga semakin populer. Banyak keluarga memilih untuk mengurangi ritual yang merepotkan, alih-alih berfokus pada kegiatan yang bersifat pengalaman seperti bepergian , menjadi sukarelawan, atau menyelenggarakan acara kreatif, menghadirkan nuansa Tet baru sambil tetap mempertahankan inti tradisionalnya.
Pakar penelitian budaya, Profesor Dr. Nguyen Khac Thuan, meyakini bahwa dalam budaya Vietnam, Tet selalu membawa hal-hal baik dan harapan. Tet adalah saat orang-orang melupakan semua hal buruk dan malang di tahun sebelumnya. Oleh karena itu, ini juga merupakan cara hidup dan pengajaran kehidupan yang sangat bermakna.
2. Bagi banyak orang, Tet bukan sekadar hari raya, melainkan perjalanan kembali ke kenangan. Rasa daging babi rebus yang dimasak ibu, aroma dupa di altar leluhur, atau suara tawa di meja makan keluarga.
Tet juga merupakan waktu bagi kita untuk menengok kembali perjalanan masa lalu, mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terkasih, dan memulai tahun baru dengan penuh harapan.
Lebih lanjut, Tet juga merupakan kesempatan bagi orang Vietnam di seluruh dunia untuk terhubung dengan akar mereka. Meskipun tinggal jauh dari rumah, setiap Tet, komunitas Vietnam menyelenggarakan kegiatan seperti membuat banh chung, barongsai, atau makan bersama keluarga untuk menjaga api budaya tetap menyala dan saling mengingatkan akan tanah air mereka.
3. Di tengah hiruk pikuk kehidupan, melestarikan nilai Tet Vietnam merupakan tantangan besar. Namun, mempertahankan ritual tradisional, mengedukasi generasi muda tentang makna Tet, atau menciptakan kegiatan Tet baru yang sesuai dengan zaman adalah cara untuk melestarikan Tet Vietnam sebagai simbol identitas nasional.
Tet bukan sekadar hari libur, melainkan saatnya untuk bersantai, menghargai masa kini, dan memperdalam nilai hubungan.
Melalui pasang surut sejarah, Tet masih mempunyai tempat khusus di hati setiap orang Vietnam, sebagai bukti kenyataan bahwa: tidak peduli berapa lama waktu berlalu, apa yang menjadi bagian dari budaya dan asal-usul akan selalu menjadi kekuatan bagi kita untuk bangkit dan berkembang.
Trong Nhan
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/tet-viet-khoanh-khac-gan-ket-va-ban-sac-dan-toc-dam-da-post332349.html
Komentar (0)