Menurut para ahli, untuk menguasai kecerdasan buatan, setiap pejabat dan pegawai negeri harus belajar sendiri, beradaptasi sendiri, mengembangkan diri sendiri, memelihara, dan terus menerus serta serius mempelajarinya. Tujuannya adalah untuk benar-benar menjadikan kecerdasan buatan sebagai alat yang ampuh untuk melayani pekerjaan, dan untuk melayani masyarakat, bisnis, dan lingkungan dengan lebih baik.
VNPT Ca Mau memperkenalkan solusi teknologi mereka kepada para pemimpin dari berbagai sektor dan daerah di provinsi tersebut.
Untuk mencapai hal ini, Ketua Komite Rakyat Provinsi, Pham Thanh Ngai, menyerukan: Setiap pejabat dan anggota Partai harus memimpin dalam belajar dan meningkatkan keterampilan digital secara mandiri, memberikan contoh di instansi, unit, dan komunitas mereka. Setiap keluarga harus memiliki setidaknya satu orang yang mempelajari dan mahir menggunakan keterampilan digital dasar. Setiap warga negara harus proaktif belajar, siap berbagi dan menerapkan pengetahuan digital, dan bersama-sama membangun masyarakat progresif di era baru.
Semua tingkatan pemerintahan, sektor, dan daerah perlu fokus pada peningkatan kesadaran dan penyediaan sumber belajar yang beragam dan mudah diakses. Bersamaan dengan itu, mekanisme koordinasi yang erat harus dibangun di antara pihak-pihak terkait; organisasi massa, Front Persatuan Nasional, dan terutama kelompok pemuda harus memainkan peran inti dalam mendukung pembelajaran masyarakat, mengakses platform, menyelenggarakan kelas pelatihan, dan menciptakan komunitas pembelajaran digital di tingkat akar rumput. Lebih lanjut, perusahaan teknologi dan unit telekomunikasi harus terus berkolaborasi, mengembangkan infrastruktur, dan memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses ke kesempatan belajar yang nyaman.
FPT Ca Mau menyediakan solusi digital untuk para pemimpin provinsi, departemen, dan pemerintah daerah.
Bapak Bui Truong Anh, seorang spesialis di Pusat Sains, Teknologi dan Inovasi, Departemen Sains dan Teknologi Provinsi Ca Mau, berbagi: “Sebagai spesialis manajemen personalia, saya sering menggunakan teknologi AI untuk mendukung pekerjaan sehari-hari saya. Alih-alih harus mencari setiap jenis dokumen dan meringkas poin-poin penting untuk menyelesaikan tugas, AI membantu mempersingkat waktu dan mempercepat proses. Misalnya, menyusun laporan ringkasan data pegawai negeri sipil dan pegawai publik selama periode tertentu biasanya memakan waktu 2-3 hari, tetapi ketika diintegrasikan ke dalam data GPT Chat, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menyelesaikannya.”
“ AI bukanlah ‘tongkat ajaib,’ tetapi merupakan alat yang ampuh jika dimanfaatkan dan digunakan dengan benar. AI akan secara mendalam mengubah cara kita mengelola, mengoperasikan, dan mengembangkan. Tetapi teknologi hanya bermakna ketika dikuasai oleh manusia. Jika kita ragu-ragu, enggan belajar, dan tidak berubah, kita sendiri akan digantikan,” tegas Bapak Hoang Nam Tien.
Dengan keyakinan yang sama, Bapak Hoang Nam Tien menegaskan: "Ketika kita menguasai teknologi dan data, kita memiliki kapasitas untuk menciptakan masa depan yang inovatif di era digital."
Nguyen Phong
Sumber: https://baocamau.vn/khong-de-mu-cong-nghe-giua-ky-nguyen-ai-a56450.html









Komentar (0)