TPO - Pemadaman air di gedung apartemen Ehome S, masalah penyediaan air bersih dari daratan utama ke komune pulau Thanh An... dibahas dalam program Tanya Masyarakat - Jawaban Pemerintah dengan topik "Manajemen penyediaan air, drainase, dan pengolahan air limbah domestik" pagi ini, 7 April, di Kota Ho Chi Minh.
Pada pagi hari tanggal 7 April, Dewan Rakyat Kota Ho Chi Minh berkoordinasi dengan Departemen Informasi dan Komunikasi serta Televisi Kota Ho Chi Minh untuk menyelenggarakan program "Rakyat bertanya - Pemerintah menjawab" dengan topik "Pengelolaan penyediaan air, drainase, dan pengolahan air limbah domestik".
Membahas pemadaman pasokan air mendadak baru-baru ini di gedung apartemen E Home S (Kota Thu Duc), yang menyebabkan ribuan penduduk berjuang dalam kehidupan sehari-hari mereka, Tn. Nguyen Thanh Su - Wakil Direktur Jenderal Perusahaan Air Minum Saigon (SAWACO) mengatakan bahwa pada tanggal 2 April, Perusahaan Saham Gabungan Air Minum Thu Duc melaksanakan penyambungan pipa D400 dalam lingkup proyek persimpangan An Phu.
Sambungan diperkirakan akan selesai dari pukul 22.00 pada tanggal 2 April hingga pukul 04.00 pada tanggal 3 April. Namun, pembangunan sebenarnya berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan. Pada pukul 13.00 pada tanggal 3 April, unit-unit tersebut baru saja selesai dibangun dan kemudian Perusahaan Saham Gabungan Penyediaan Air Thu Duc membuka pasokan air untuk melengkapi area tersebut, termasuk kompleks apartemen Ehome S Thu Duc.
Bapak Nguyen Thanh Su berbicara di acara tersebut (Tangkapan layar). |
Menurut Bapak Su, karena pasokan air di daerah tersebut lemah, dibutuhkan waktu lebih lama untuk menyalakan air. Ketika masalah tersebut ditemukan, Perusahaan Saham Gabungan Air Minum Thu Duc segera mengirimkan solusi untuk memasok air kepada warga dengan truk tangki. Namun, karena daerah tersebut padat penduduk, solusi ini tidak tepat waktu. Pasokan air bersih baru kembali stabil pada sore hari tanggal 4 April.
Pimpinan SAWACO mengatakan, melalui kejadian ini, Perusahaan telah mencatat pendapat masyarakat dan segera menerapkan sejumlah solusi untuk mencegah kejadian serupa terulang.
"SAWACO telah meningkatkan pengaturan aliran dan pengaturan pipa untuk wilayah hilir; melakukan pembilasan rutin dan berkala untuk meminimalkan situasi tersebut. Pada saat yang sama, industri penyediaan air juga sedang melaksanakan dua proyek pemasangan pipa transmisi di dua ruas jalan di distrik tersebut untuk mengatasi situasi tersebut secara mendasar," ujar Bapak Su.
Usulan pembangunan pipa melintasi sungai dari daratan utama ke komune pulau Thanh An
Berbagi di program tersebut, pemilih Nguyen Van Tan (distrik Can Gio) mengatakan bahwa masyarakat di kecamatan Pulau Thanh An dan dusun Pulau Thieng Lieng telah memiliki tongkang yang digunakan oleh pemerintah dan unit penyediaan air untuk mengangkut air bagi masyarakat.
Namun, Bapak Tan mengatakan bahwa dalam jangka panjang, hal ini tidak berkelanjutan karena dampak cuaca dan sulitnya transportasi jarak jauh. Oleh karena itu, kota ini membutuhkan solusi yang lebih mendasar dan berkelanjutan untuk menyediakan sumber air yang lebih bersih, lebih aman, dan lebih stabil.
Mengenai pendapat ini, Bapak Nguyen Thanh Su mengatakan bahwa Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh dan SAWACO sangat tertarik karena distrik Can Gio diidentifikasi sebagai daerah terpencil.
Pengangkutan dan penyediaan air bersih ke beberapa wilayah di distrik Pulau Can Gio menghadapi banyak kendala. Foto: Ngo Tung |
Pada tahun 2020, SAWACO menandatangani perjanjian bersama dengan Distrik Can Gio mengenai program untuk menjamin pasokan air bagi distrik tersebut pada periode 2020-2025. Khususnya untuk wilayah Pulau Thanh An, pada tahun 2023, perusahaan memasang sistem perpipaan di jalan utama wilayah pulau tersebut, sepanjang sekitar 1,5 km. Selain itu, Komite Rakyat distrik saat ini sedang mengerjakan proyek pemasangan sistem tangki di pusat wilayah pulau (terdiri dari dua tangki, dengan kapasitas sekitar 5.000 m³ /hari) dan di dusun Pulau Thieng Lieng (sekitar 500 m³ /hari).
SAWACO saat ini tengah berkoordinasi dengan Komite Rakyat Distrik untuk memberikan solusi teknis guna memastikan pasokan air yang aman dan stabil bagi masyarakat di wilayah pulau tersebut.
"Dalam jangka panjang, SAWACO sedang melakukan survei dan mengusulkan agar pemerintah kota membangun jaringan pipa melintasi sungai dari daratan utama ke komune Pulau Thanh An dengan panjang sekitar 34 km. Hal ini membutuhkan dana yang sangat besar dan perlu diteliti serta dikonsultasikan dengan berbagai departemen dan instansi. Di saat yang sama, pemasangan jaringan pipa ini harus memastikan kesesuaian dengan perencanaan masa depan Distrik Can Gio," jelas Bapak Su.
Terkait insiden kebocoran dan pecahnya pipa-pipa besar di Kota Ho Chi Minh, Bapak Su mengatakan bahwa setiap tahun perusahaan secara proaktif meninjau sistem perpipaan yang diprediksi bocor atau menjadi tua dan lapuk untuk menyusun rencana spesifik dan mengalokasikan modal serta peta jalan guna segera menangani potensi insiden. Di saat yang sama, industri penyediaan air juga mencadangkan material dan peralatan yang memadai, siap menangani insiden pada pipa-pipa tersebut dengan segera guna mencegah kehilangan air bagi masyarakat.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)