Dalam suasana khidmat, Asosiasi Gaharu Khanh Hoa bekerja sama dengan Museum Provinsi meresmikan pameran "Ruang Warisan Budaya Gaharu Khanh Hoa". Acara ini dihadiri oleh Bapak Dinh Van Thieu, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi, para pimpinan departemen, cabang, dan banyak pekerja gaharu. Acara ini menandai langkah maju dalam melestarikan dan mempromosikan nilai produk hutan langka ini.
Para penggali gaharu sedang mencari kayu gaharu.
Khanh Hoa telah lama dikenal sebagai "Tanah Gaharu", tempat lahirnya gaharu dan balok ky nam yang paling berharga. Perjalanan untuk mendapatkan gaharu adalah kisah panjang, dipenuhi keringat, pengalaman, dan bahaya para "dieu ca" atau "pengumpul akron". Gaharu bukanlah kayu pohon Do Bau, melainkan kayu yang mengandung resin aromatik dalam jumlah besar yang disekresikan oleh pohon untuk melawan kerusakan dan penyakit. Menemukan gaharu alami membutuhkan perjalanan panjang ke hutan lebat dan pegunungan, menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan. Para pengumpul gaharu harus mengandalkan pengalaman turun-temurun dari nenek moyang mereka, kecerdasan, dan keberuntungan mereka untuk menemukan pohon Do Bau dengan gaharu. Kesulitan dan kelangkaan inilah yang menciptakan nilai istimewa dari gaharu alami.
Saat ini, ketika gaharu alami semakin langka, nilai-nilai budaya, sejarah, dan keterampilan profesi berburu gaharu tradisional semakin dihargai. "Ruang Warisan Budaya Gaharu Khanh Hoa" lahir untuk menghormati perjalanan tersebut dan produk-produk yang dihasilkannya.
Ruang pameran.
Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Dinh Van Thieu mengunjungi bagian dalam area pameran.
Ruang pameran.
Berlokasi di Museum Provinsi (No. 16 Tran Phu, Kota Nha Trang), ruang pameran ini terbagi menjadi 5 stan, memperkenalkan beragam produk khas: mulai dari kerajinan tangan yang canggih, lanskap gaharu yang unik, dupa gaharu murni, hingga produk perawatan kesehatan berbahan minyak esensial gaharu, bahkan minuman yang direndam dengan gaharu. Setiap produk menunjukkan ketelitian, kecerdikan, dan dedikasi para perajin Khanh Hoa.
Ruang ini tidak hanya untuk memajang dan menjual produk, tetapi juga menjadi tempat bagi komunitas pengrajin gaharu untuk bertemu, bertukar, berbagi pengalaman, dan mempelajari keterampilan. Di saat yang sama, tempat ini juga merupakan tempat tepercaya bagi masyarakat dan wisatawan untuk mengunjungi, mempelajari, dan memiliki produk gaharu berkualitas, sekaligus menjaga keasliannya. Ruang ini diperkirakan akan dibuka hingga 9 Juni, bertepatan dengan Festival Laut Nha Trang - Khanh Hoa 2025.
Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Dinh Van Thieu dan delegasi Asosiasi Gaharu Provinsi Khanh Hoa mempersembahkan dupa di Menara Ponagar.
Sebelum upacara pembukaan, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Dinh Van Thieu dan delegasi Asosiasi Gaharu Provinsi dengan hormat mempersembahkan dupa di Am Chua (Kelurahan Dien Dien, Distrik Dien Khanh) dan kemudian di situs peninggalan nasional khusus Menara Ponagar (Kota Nha Trang) dalam rangka peringatan hari kematian industri gaharu (bulan lunar ke-2-3). Sesuai tradisi, para pengrajin gaharu di Khanh Hoa menghormati Thien YA Na Thanh Mau sebagai pendiri profesi ini, dan peringatan ini merupakan momen penting untuk mengenang jasa-jasa dan memperkuat solidaritas dalam profesi ini.
Acara ini semakin bermakna karena diselenggarakan dalam konteks upaya Provinsi Khanh Hoa untuk menyusun dokumen permohonan kepada Kementerian Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata agar "Pengetahuan Rakyat - Kerajinan Tradisional Gaharu Khanh Hoa" diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional. Dokumen ini telah disetujui oleh Komite Rakyat Provinsi sejak Januari 2025, yang ditugaskan kepada Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata untuk memimpin pelaksanaannya.
Peluncuran "Ruang Warisan Budaya Gaharu Khanh Hoa" dan upaya membangun profil warisan nasional merupakan langkah konkret yang menegaskan tekad Provinsi Khanh Hoa dalam melestarikan, mempromosikan, dan meningkatkan nilai unik dari profesi gaharu, yang layak disebut "Tanah Gaharu".
Sumber: https://vtv.vn/doi-song/khong-gian-di-san-van-hoa-tram-huong-khanh-hoa-noi-gap-go-cua-cong-dong-lam-nghe-tram-huong-20250331140758106.htm
Komentar (0)