Pada sore hari tanggal 21 September, dalam konferensi pers rutin yang memberikan informasi tentang isu-isu sosial -ekonomi Kota Ho Chi Minh, Bapak Ho Tan Minh, Kepala Kantor Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh, menegaskan bahwa ketika berbicara pada konferensi tanggal 12 September, Direktur Dinas hanya meminta agar guru tidak melakukan pemeriksaan mendadak atau tak terduga di awal kelas, bukan melarang pemeriksaan pekerjaan rumah di awal kelas.
Bapak Ho Tan Minh, Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh. (Foto: Thanh Nhan)
Menurut Bapak Minh, kebijakan Departemen bukanlah melakukan inspeksi mendadak, melainkan melarang ujian lisan di awal kelas. Inspeksi mendadak seringkali memberi tekanan pada siswa sejak awal pelajaran, menyebabkan mereka cemas..., oleh karena itu, hal tersebut sebaiknya tidak diterapkan.
"Ujian dilakukan dalam dua bentuk: ujian reguler dan ujian di awal semester. Ujian reguler mencakup berbagai format, seperti ujian lisan. Namun, guru perlu merencanakan dan melaksanakan ujian untuk menentukan apakah siswa telah memahami materi," tegas Bapak Minh.
Sebelumnya, pada tanggal 12 September, dalam konferensi yang merangkum tahun ajaran 2022-2023 dan menguraikan tugas untuk tahun ajaran 2023-2024, Bapak Nguyen Van Hieu, Direktur Dinas Pendidikan Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa masih ada situasi di mana, pada awal kelas, guru memanggil siswa untuk menjawab pertanyaan secara tiba-tiba. Hal ini secara tidak sengaja memberikan tekanan pada siswa.
Bapak Hieu menekankan bahwa bentuk dan kualitas pengajaran memainkan peran penting dalam membangun sekolah yang bahagia, di mana siswa datang ke sekolah dengan gembira dan percaya diri. Guru dapat memulai pelajaran mereka dengan cara yang lembut dan hidup, membantu siswa menikmati dan antusias terhadap pelajaran.
Lam Ngoc
Sumber







Komentar (0)