* Selamat atas peran baru Anda sebagai Direktur Jenderal Bamboo Airways yang baru. Mengambil alih Bamboo Airways di saat industri penerbangan pada umumnya dan perusahaan pada khususnya masih menghadapi banyak tantangan, apa yang memotivasi Anda?
Bapak Nguyen Minh Hai: Saya telah lama bekerja di industri penerbangan dan juga pernah memimpin sebuah maskapai penerbangan sebelum akhirnya berhenti sejenak untuk fokus pada pekerjaan pribadi. Oleh karena itu, ketika saya menerima posisi ini, perasaan saya seperti seorang pilot veteran yang kembali ke kokpit dan lepas landas ke angkasa.
Direktur Jenderal Baru Bamboo Airways Nguyen Minh Hai
Krisis memang bisa terjadi di industri apa pun, terutama pasca-Covid-19. Namun, di Vietnam dan Asia, penerbangan masih merupakan industri dengan tingkat pemulihan dan perkembangan yang cepat dan kuat. Pencapaian maskapai penerbangan domestik belakangan ini telah membuktikan hal tersebut.
Itulah syarat yang diperlukan. Syarat yang cukup, yang juga menjadi motivasi utama saya, adalah proses diskusi dengan investor dan Dewan Direksi yang membuat saya yakin bahwa Bamboo Airways adalah lingkungan yang tepat bagi saya untuk bertahan dan berkontribusi.
* Bagaimana Anda menilai kesulitan yang dihadapi maskapai penerbangan Vietnam secara umum dan Bamboo Airways secara khusus?
Menurut pendapat saya, industri penerbangan Vietnam saat ini menghadapi tiga kesulitan utama.
Yang pertama adalah tingginya harga bahan bakar, yang mempengaruhi biaya operasional perusahaan.
Yang kedua adalah dampak pandemi Covid-19 baru-baru ini, seperti yang kita semua ketahui. Di masa mendatang, tidak ada yang bisa menjamin bahwa epidemi serupa tidak akan terjadi lagi.
Ketiga, keterbatasan sumber daya bandara, khususnya masalah kelangkaan slot penerbangan (waktu lepas landas/mendarat - PV) yang terjadi di Vietnam dan banyak negara di dunia , sehingga menyulitkan maskapai penerbangan untuk menambah frekuensi penerbangan.
Selain kesulitan umum yang dihadapi industri ini, Bamboo Airways juga menghadapi tantangan tersendiri. Maskapai ini sedang dalam proses menyelesaikan pengalihan kepemilikan dari investor lama ke investor baru, dan restrukturisasi organisasi akan membutuhkan waktu.
* Sebagai "lokomotif", strategi apa yang Anda usulkan untuk membantu Bamboo Airways mengatasi kesulitan ini dan mencapai tujuan meningkatkan pangsa pasar domestik sekaligus memperluas pasar internasional?
Menurut saya, terjun ke dunia penerbangan berarti melakukannya dengan sungguh-sungguh, benar, dan cepat. Melakukannya dengan sungguh-sungguh berarti produknya harus nyata, dan apa yang diusulkan harus direalisasikan. Melakukannya dengan benar berarti melakukan persis apa yang telah Anda janjikan. Dan melakukannya dengan cepat karena hakikat penerbangan adalah kecepatan.
Maskapai mana pun saat ini harus fokus pada pengendalian dan optimalisasi biaya, dan kami pun demikian. Pelayanan juga merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan kesuksesan sebuah maskapai. Ini juga keunggulan kami.
Terkait pasar, dalam rencana pengembangan maskapai, pasar domestik dan internasional memainkan peran yang sama pentingnya dan saling melengkapi. Bamboo Airways telah meraih sejumlah keberhasilan dan prestasi di pasar domestik dan akan mempercepat perkembangan pasar internasional.
* Anda menyebutkan pengendalian biaya dan optimalisasi, sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Apakah kedua hal ini saling bertentangan atau di mana letak keseimbangannya, Pak?
Meningkatkan kualitas layanan tidak berarti meningkatkan biaya, dan sebaliknya.
Menurut saya, peningkatan layanan tidak hanya berasal dari faktor kuantitatif, tetapi juga dari sumber daya manusia. Misalnya, lounge bisnis dengan banyak spesialisasi, tetapi stafnya acuh tak acuh dan tidak proaktif dalam memperkenalkan dan mengundang pelanggan, tidak akan memberikan dampak yang signifikan. Sementara itu, dengan kuantitas yang memadai, tetapi dipadukan dengan sikap antusias dan proaktif staf, pengalaman pelanggan pasti akan lebih baik.
Bamboo Airways selalu teguh pada tujuannya untuk memberikan layanan internasional bintang 5, dan telah, sedang, dan akan terus mewujudkan tujuan ini.
Jadi, jika dilihat dari perspektif ini, bahkan peningkatan kualitas layanan kadang-kadang berkontribusi pada pengoptimalan biaya.
* Bamboo Airways telah menyatakan ambisinya untuk menjadi merek Asia. Apa dasar tujuan ini, Pak?
Ketika membicarakan maskapai penerbangan Asia, orang akan mengevaluasinya berdasarkan kriteria seperti skala operasi, jumlah penumpang yang diangkut, dan kualitas layanan.
Mengenai kualitas layanan, sejak awal berdirinya hingga sepanjang operasinya hingga sekarang, Bamboo Airways selalu teguh pada tujuannya untuk mencapai standar layanan bintang 5 internasional dan kami telah, sedang, dan akan terus mewujudkan tujuan ini.
Kini, keikutsertaan investor baru dengan potensi melimpah, ekosistem yang kaya, dan terutama pengalaman dalam merestrukturisasi banyak bisnis yang telah terbukti dalam praktik, akan membantu Bamboo Airways mewujudkan sasarannya dalam skala dan jangkauan regional.
* Apa pendapat Anda tentang pemulihan dan pengembangan industri penerbangan Vietnam khususnya dan kawasan secara umum di masa depan?
Dalam hal pemulihan pascapandemi, pasar Amerika dan Eropa akan pulih lebih cepat daripada kawasan Asia -Pasifik , karena perbedaan pendapatan dan daya beli penumpang. Bahkan, maskapai penerbangan Eropa dan Amerika telah mulai kembali meraup keuntungan.
Meskipun dalam jangka pendek, Vietnam khususnya dan Asia- Pasifik pada umumnya akan menghadapi lebih banyak kesulitan, masa depan pembangunan ekonomi akan berada di tangan kawasan ini, sehingga masa depan industri penerbangan juga akan sangat potensial dan menjanjikan.
Saya perkirakan pasar penerbangan Vietnam akan berangsur stabil pada tahun 2024 dan mengalami pertumbuhan pesat mulai tahun 2025 dan seterusnya.
* Terima kasih banyak!
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)