Trofi Kopa adalah salah satu penghargaan dalam upacara Ballon d'Or untuk menghormati pemain terbaik di bawah usia 21 tahun. Tahun lalu, Yamal memenangkan penghargaan ini.

Yamal memiliki peluang besar untuk menjadi pemain pertama yang memenangkan Kopa Trophy dua kali (Foto: Getty).
Tahun ini, pemain ajaib sepak bola Spanyol itu kembali dinominasikan untuk penghargaan tersebut, bersama nama-nama lain seperti Ayyoub Bouaddi, Pau Cubarsi, Desire Doue, Estevao Willian, Dean Huijsen, Myles Lewis-Skelly, Rodrigo Mora, Joao Neves dan Kenan Yildiz.
Bintang PSG, Desire Doue dan Joao Neves, dianggap sebagai pesaing terbesar Yamal untuk penghargaan ini. Mereka memiliki keuntungan memenangkan Liga Champions bersama tim Paris tersebut.
Namun, Yamal juga menjalani tahun yang sukses bersama Barcelona. Pemain ini mencetak 18 gol dan 25 assist untuk Los Blaugrana musim lalu. Ia membantu Barcelona mendominasi piala domestik seperti La Liga, Piala Raja Spanyol, dan Piala Super Spanyol. Sayangnya, tim Catalan tersebut tersingkir oleh Inter Milan di semifinal Liga Champions, meskipun performa mereka sebelumnya cukup baik.
Yamal hampir menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan Kopa Trophy dua kali. Sebelumnya, Mbappe, De Ligt, Pedri, Gavi, dan Jude Bellingham pernah memenangkan penghargaan ini.

Nominasi untuk Kopa Trophy (Foto: Ballon D'Or).
Selain itu, Yamal juga dianggap sebagai kandidat terkuat untuk memperebutkan penghargaan Bola Emas 2024. Saingan terbesar bintang kelahiran 2007 ini untuk penghargaan ini adalah striker PSG Ousmane Dembele. Striker Prancis ini bermain gemilang dan membantu tim Paris memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Jika ia memenangkan Ballon d'Or, Yamal juga akan mengukir sejarah sebagai pemain termuda yang pernah memenangkan penghargaan tersebut. Ia adalah bukti paling jelas dari pepatah "bakat tidak menunggu usia". Pengaruh Yamal di Barcelona (meskipun baru berusia 18 tahun) tidak berbeda dengan Messi di puncak kariernya.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/lamine-yamal-sang-cua-lam-dieu-chua-tung-co-o-giai-thuong-cao-quy-20250807193111186.htm
Komentar (0)