Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Festival Lonceng Angin - suara jernih musim panas Jepang

Festival lonceng angin di Kuil Hikawa - kuil berusia hampir 1.500 tahun di Kota Kawagoe, Prefektur Saitama, adalah acara musim panas tradisional yang menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahun.

VietnamPlusVietnamPlus20/07/2025

Musim panas adalah musim festival di Jepang, saat ketika di seluruh "Negeri Matahari Terbit" terdapat suasana gembira dan warna-warna cerah.

Selain festival kembang api yang menarik perhatian, festival lokal yang semarak, Festival Lonceng Angin - Furin Matsuri, juga merupakan cara bagi masyarakat Jepang untuk menikmati suara-suara Musim Panas.

Festival lonceng angin di Kuil Hikawa - kuil berusia hampir 1.500 tahun di Kota Kawagoe, Prefektur Saitama, adalah acara musim panas tradisional yang menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahun.

Bukan hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan lonceng angin kaca yang cemerlang, festival ini juga merupakan perjalanan untuk menemukan kedamaian, mendengarkan suara-suara jernih yang membantu mengusir panasnya musim panas.

Puncak festival ini adalah koridor-koridor yang dihiasi lebih dari 2.000 lonceng angin kaca, yang digantung rapat pada bingkai bambu panjang. Setiap lonceng angin dilukis tangan dengan cermat menggunakan beragam pola dan warna, melambangkan harapan, harapan, dan harapan setiap orang.

Saat angin bertiup, suara denting dan dengungan lonceng menciptakan simfoni musim panas, penuh kegembiraan sekaligus lembut, menghadirkan perasaan tenang dan relaksasi yang luar biasa.

Menurut adat istiadat Jepang, lonceng angin memiliki efek melindungi dan mengusir roh jahat. Orang Jepang percaya bahwa jika mereka mendengar suara lonceng Furin, mereka akan terhindar dari nasib buruk dalam hidup.

Oleh karena itu, orang Jepang juga menuliskan harapan baik pada kartu kayu ema atau kertas tanzaku, lalu menggantungnya di lonceng angin. Mereka percaya bahwa suara lonceng angin akan membawa doa-doa tinggi, mengirimkannya kepada para dewa dengan harapan agar hal-hal baik segera terwujud.

Hal istimewa lain yang membuat festival lonceng angin di Kuil Hikawa begitu menarik adalah perpaduan harmonis antara alam, suara, dan kepercayaan spiritual. Setiap bunyi lonceng tidak hanya mengusir panas terik, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat akan kesederhanaan, kedamaian, dan ikatan kasih sayang antarmanusia.

Saat menghadiri festival, pengunjung juga dapat mencoba permainan rakyat Jepang lainnya, seperti memancing ikan mas untuk mendatangkan harapan keberuntungan, atau menikmati budaya unik Kawagoe, kota kuno yang diibaratkan sebagai "Edo mini" dengan pengalaman sejarah dan budaya yang unik.

(Vietnam+)

Source: https://www.vietnamplus.vn/le-hoi-chuong-gio-thanh-am-trong-tréo-cua-mua-he-nhat-ban-post1050685.vnp


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk