![]() |
Garnacho mencetak gol untuk Chelsea. Foto: Reuters . |
Pemain sayap Argentina itu masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua, ketika timnya tertinggal 1-2 dari Qarabag. Pada menit ke-52, Garnacho tampil gemilang dengan sebuah gol yang membantu Chelsea menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Ini juga merupakan skor akhir pertandingan.
Gol ini menjadikan Garnacho pemain pertama yang mencetak gol untuk dua klub Inggris berbeda di Liga Champions sebelum berusia 21 tahun. Sebelumnya, ia mencetak gol di kompetisi ini saat bermain untuk Manchester United pada tahun 2023, ketika ia baru berusia 19 tahun.
Setelah meninggalkan Old Trafford untuk bergabung dengan Chelsea pada jendela transfer musim panas, Garnacho kesulitan bersaing untuk mendapatkan tempat di tim inti. Ia hanya mencetak dua gol untuk "The Blues" dalam sembilan penampilan di semua kompetisi.
Terlepas dari kehebatan individu Garnacho, performa Chelsea secara keseluruhan melawan Qarabag mengecewakan para penggemar. Meskipun dianggap sebagai tim yang lebih kuat, tim asuhan Enzo Maresca kurang kompak dan hampir saja kalah jika bukan karena momen brilian dari mantan pemain Manchester United tersebut.
Pelatih Maresca melakukan tujuh perubahan pada susunan pemain inti dalam kemenangan melawan Tottenham di Liga Primer pada 2 November. Pemain kunci seperti Moises Caicedo, Enzo Fernandez, dan Pedro Neto diistirahatkan, menyebabkan Chelsea kesulitan dalam membangun serangan.
Dengan hasil imbang ini, Chelsea masih memiliki peluang untuk lolos ke babak knockout Liga Champions, tetapi manajer Maresca mengakui tim perlu meningkatkan performa secara signifikan jika ingin melaju lebih jauh.
Sumber: https://znews.vn/lich-su-goi-ten-garnacho-post1600250.html







Komentar (0)