
Tautan ekspor kopi
"Koperasi kami berfokus pada tujuan mengekspor biji kopi dari Phu Son Lam Ha. Mengekspor biji kopi dengan nilai tertinggi merupakan tujuan bagi koperasi dan petani terkait untuk menghasilkan pendapatan yang stabil," ujar Ibu Nguyen Thi Luong, Direktur Koperasi Like Farm, Desa Lien Ket, Kecamatan Phu Son Lam Ha.
Menurut Ibu Nguyen Thi Luong, koperasi ini didirikan pada tahun 2021 dengan 9 anggota, yang semuanya adalah petani dengan lahan kopi Robusta seluas 60 hektar. Awalnya, mereka adalah petani yang telah lama berkecimpung di dunia kopi di lahan baru ini. Para anggota memiliki tujuan untuk mengekspor biji kopi, meningkatkan nilai produk pertanian, sekaligus meningkatkan pendapatan. Awalnya, koperasi ini hanya menyediakan sarana produksi seperti pupuk, bahan pertanian , teknik berbagi, serta dukungan dari sektor pertanian bagi para anggotanya. Setelah panen, produk-produk petani akan dipasok ke perusahaan-perusahaan pembeli kopi besar di wilayah tersebut.
Berawal dari usaha kecil, para petani saling mendukung dalam produksi dan bisnis. Lambat laun, Like Farm semakin kuat dan kini telah membangun pabrik pengolahan kopi. Ketika musimnya tiba, biji kopi dibawa pulang, diolah, dan disimpan di gudang koperasi. Sejak saat itu, kegiatan produksi dan bisnis Like Farm telah meningkat secara signifikan,” ujar Ibu Nguyen Thi Luong dengan bangga. Saat ini, pabrik kopi Like Farm dilengkapi dengan sistem permesinan yang lengkap, mulai dari input seperti mesin cuci, pemisahan batu, pengambilan warna, pemisahan ukuran, semuanya telah rampung, biji kopi olahan memiliki kualitas yang stabil. Dari koneksi awal yang kecil, Like Farm kini memiliki kapasitas produksi yang stabil. Pada tahun 2024, Like Farm akan membeli dan mengolah 8.000 ton kopi segar, setara dengan 2.000 ton biji kopi hijau, terutama melayani kegiatan ekspor ke pasar Asia dan Eropa.
Meningkatkan kualitas kopi Vietnam
"Tidak hanya mengolah biji kopi hijau untuk ekspor, Like Farm juga berfokus pada peningkatan kualitas biji kopi spesial dataran tinggi. Kami bekerja sama dengan petani VietGAP, memastikan kopi matang dipetik dan diproses menggunakan teknologi bersih untuk menghasilkan biji kopi spesial. Para ilmuwan telah memastikan bahwa kopi yang dikeringkan secara alami akan memiliki cita rasa terbaik. Oleh karena itu, koperasi telah membangun sistem rumah kaca seluas beberapa hektar untuk mengeringkan biji kopi matang," ujar Ibu Nguyen Thi Luong. Dari biji kopi ini, Like Farm membawanya ke berbagai kompetisi biji kopi di Vietnam serta ke beberapa pasar penting.
"Berkat kesediaan kami untuk mempromosikan biji kopi Like Farm secara luas ke pasar domestik dan mancanegara, kami telah menemukan banyak calon pelanggan yang membutuhkan kopi Vietnam. Saat ini, Like Farm berfokus pada peningkatan hasil produksi serta kualitas pengolahan biji kopi pascapanen untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," jelas Ibu Luong.
Ibu Nong Thi Hong Van, petugas teknis Perusahaan Funo Vietnam, yang mendampingi dan memberikan dukungan teknis kepada Like Farm, menyampaikan bahwa koperasi juga membangun pabrik khusus pengomposan pupuk organik dari kulit kopi. Setelah panen, kulit kopi dibawa ke pabrik, melalui proses fermentasi, dan dikomposkan sesuai standar, menghasilkan pupuk organik yang kaya nutrisi untuk menyuburkan kebun kopi. Pengomposan pupuk organik dari kulit kopi membantu koperasi mengurangi biaya sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
"Like Farm adalah koperasi yang efektif, unit pembelian dan pemrosesan kopi yang besar di wilayah kopi kami," ujar Bapak K'Kin, Ketua Asosiasi Petani Komune Phu Son, Lam Ha. Menurutnya, ini merupakan model sukses dari sebuah kolektif petani yang bertujuan menghasilkan kopi berkualitas tinggi, melayani ekspor sekaligus memasok pasar kopi domestik.
Sumber: https://baolamdong.vn/like-farm-ke-chuyen-ca-phe-xuat-khau-381311.html
Komentar (0)