TPO - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada 25 September bahwa dua pembom strategis Tu-95MS melakukan penerbangan terjadwal di atas perairan netral Laut Bering, dekat pantai barat Alaska selama 11 jam.
"Dua pesawat pengebom jarak jauh Tu-95MS milik Angkatan Udara Rusia melakukan penerbangan patroli rutin di wilayah udara di atas perairan netral Laut Bering, dekat pantai barat Alaska. Penerbangan tersebut berlangsung selama 11 jam dan dikawal oleh pesawat tempur Su-35S dan Su-30SM milik Angkatan Udara," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.
Pada hari yang sama, kementerian mengatakan dua pesawat pengebom Tu-160 Rusia juga melakukan penerbangan 11 jam di atas perairan netral Samudra Arktik, Laut Siberia Timur, dan Laut Laptev.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, awak pesawat tempur jarak jauh Rusia secara teratur terbang di atas perairan netral di berbagai wilayah, termasuk Arktik, Atlantik Utara, serta Laut Hitam, Laut Baltik, dan Samudra Pasifik .
Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa semua penerbangan Pasukan Dirgantara secara ketat mematuhi peraturan internasional tentang penggunaan wilayah udara.
Tu-95 adalah pesawat pengebom strategis berat yang dirancang dan diproduksi oleh Tupolev. Rusia telah meningkatkan Tu-95 menjadi Tu-95MS untuk meningkatkan kemampuan tempurnya.
Tu-95MS memiliki panjang 49,5 m; lebar sayap 50,5 m dan tinggi 12,2 m. Disebut pesawat berat karena Tu-95MS memiliki berat kosong 90 ton dan berat lepas landas maksimum hingga 187 ton.
Pesawat ini menggunakan empat mesin turboprop Kuznetsov NK-12MV dengan total kapasitas 59.200 tenaga kuda, yang memungkinkannya beroperasi pada kecepatan maksimum 925 km/jam, jangkauan 15.000 km, dan ketinggian maksimum 12 km.
Tu-95MS dilengkapi dengan berbagai persenjataan seperti meriam AM-23 23 mm; rudal Kh-20 dan Kh-22; rudal jelajah jarak jauh Kh-55 atau Kh-55SM. Selain itu, pesawat ini juga dapat membawa bom tempur FAB-250, FAB-500, dan FAB-1500.
Menurut RIA Novosti
[iklan_2]
Source: https://tienphong.vn/may-bay-nem-bom-tu-95ms-cua-nga-tuan-tra-nhieu-gio-dong-ho-tren-bien-bering-post1676424.tpo
Komentar (0)