Yang membuat saya terkesan adalah bahwa pada kuartal pertama tahun 2026, seluruh provinsi sudah memiliki 14 proyek perumahan sosial yang dijadwalkan untuk memulai pembangunan. Proyek-proyek ini diimplementasikan di daerah-daerah dengan jumlah pekerja yang besar, yang juga merupakan tempat kami bekerja dan tinggal. Ini berarti bahwa kesempatan untuk tinggal lebih dekat dengan tempat kerja, mengurangi biaya perjalanan, dan menstabilkan kehidupan kami akan segera menjadi kenyataan.
Tidak hanya berhenti pada proyek-proyek jangka pendek, rencana jangka panjang provinsi ini semakin memperkuat keyakinan saya. Sesuai target yang ditetapkan, dari sekarang hingga tahun 2030, Dong Nai akan menyelesaikan hampir 64.700 unit perumahan sosial. Secara spesifik, lebih dari 8.000 unit akan selesai pada tahun 2026, hampir 10.000 unit pada tahun 2027, dan sekitar 14.200 unit setiap tahun setelahnya. Bagi pekerja migran seperti kami, ini bukan lagi sekadar angka kering, tetapi secercah harapan untuk tempat tinggal yang stabil dalam waktu dekat.
Keyakinan itu semakin diperkuat dengan melihat hasil aktual: pada tahun 2025, Dong Nai menyelesaikan lebih dari 4.600 unit perumahan sosial, mencapai 112% dari target yang ditetapkan oleh Pemerintah . Menurut saya, ini adalah pertanda yang sangat menggembirakan, menunjukkan bahwa kebijakan tersebut diimplementasikan secara serius dan efektif, dan tidak hanya tetap berada pada tahap perencanaan.
Dalam percakapan sehari-hari kami di rumah kos, kami – para pekerja migran – mulai lebih banyak membicarakan tentang "membeli rumah" daripada sekadar membahas sewa. Banyak yang telah mencari tahu syarat dan prosedur untuk mengajukan permohonan pembelian perumahan sosial. Saya sendiri sedang mempertimbangkannya dan berharap suatu hari nanti saya dapat memiliki sebuah apartemen kecil, cukup untuk keluarga saya hidup dengan nyaman.
Saya sangat yakin bahwa upaya provinsi dalam mengembangkan perumahan sosial tidak hanya memiliki signifikansi kebijakan tetapi juga menjawab keinginan nyata para pekerja untuk memiliki tempat untuk "menetap". Dengan perumahan yang stabil, kita akan merasa lebih aman dalam pekerjaan kita, dan lebih berkomitmen pada bisnis dan daerah setempat dalam jangka panjang.
Saya masih memiliki beberapa kekhawatiran, seperti: prosedur pembelian rumah, kemampuan untuk mendapatkan pinjaman, dan apakah pasokan akan memenuhi permintaan... Tetapi dengan apa yang terjadi, dari melampaui target 2025 hingga rencana pembangunan puluhan ribu rumah dalam beberapa tahun mendatang, saya percaya bahwa impian kepemilikan rumah bagi para pekerja di Dong Nai secara bertahap menjadi kenyataan.
Le Vy
Sumber: https://baodongnai.com.vn/dong-nai-cuoi-tuan/202603/mong-doi-se-co-mot-ngoi-nha-25307c5/






Komentar (0)