Militer menerima gaji dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Oleh karena itu, mereka berhak atas bonus tahunan ketika kinerja mereka dievaluasi oleh otoritas yang berwenang dan diklasifikasikan sebagai telah menyelesaikan tugas atau lebih tinggi.

Tingkat bonus Tet yang berlaku untuk militer dapat mencakup bonus tahunan atau bonus khusus jika memenuhi syarat.

Menjelaskan secara gamblang mengenai besaran bonus bagi militer, Pengacara Diep Nang Binh, Kepala Kantor Hukum Tinh Thong Luat, mengatakan bahwa evaluasi hasil dan klasifikasi penyelesaian tugas dilaksanakan sesuai dengan peraturan Negara dan Kementerian Pertahanan Nasional .

Sesuai dengan Pasal 3 dan Pasal 4 Surat Edaran No. 95/2024 Kementerian Pertahanan Nasional yang mengatur pelaksanaan skema bonus bagi subjek penerima gaji dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Pertahanan Nasional, besaran bonus Tet yang diberikan kepada anggota TNI dapat berupa bonus tahunan berkala atau bonus luar biasa apabila memenuhi syarat.

Foto tentara distrik chi hieu.jpg
Ilustrasi: Chi Hieu.

Dengan bonus berkala. Apabila subjek dievaluasi dan diklasifikasikan sebagai subjek yang telah menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik: Pada tahun 2024, bonusnya adalah 4 kali gaji pokok; mulai tahun 2025, bonusnya adalah 8 kali gaji pokok.

Apabila subjek dinilai dan tergolong telah menyelesaikan tugasnya dengan baik: Pada tahun 2024, bonus yang diberikan sebesar 3,5 kali gaji pokok; mulai tahun 2025 dan seterusnya, bonus yang diberikan sebesar 7 kali gaji pokok.

Apabila subjek dievaluasi dan diklasifikasikan telah menyelesaikan tugasnya: Pada tahun 2024, tingkat bonus sama dengan 1,5 kali gaji pokok; mulai tahun 2025 dan seterusnya, tingkat bonus sama dengan 3 kali gaji pokok.

Perlu diketahui bahwa gaji pokok per 1 Juli 2024 adalah 2.340.000 VND/bulan.

Dalam hal menerima gaji dari anggaran pendapatan dan belanja negara selama 7 bulan atau lebih: Besarnya bonus sebesar 1 kali lipat dari besarnya bonus yang ditentukan dalam butir a, b, dan c pasal ini; dalam tahun penerimaan gaji dari anggaran pendapatan dan belanja negara kurang dari 7 bulan: Besarnya bonus sebesar ½ kali lipat dari besarnya bonus yang ditentukan di atas.

Contoh 1: Kamerad Nguyen Van A. adalah prajurit profesional sejak 1 Agustus 2025 dengan pangkat Letnan Dua; waktu penilaian dan penggolongan prajurit profesional tahun 2025 pada kesatuan Kamerad A. adalah sejak 1 November 2024 sampai dengan 31 Oktober 2025 pada tingkat menyelesaikan tugas dengan baik.

Pada saat penilaian dan klasifikasi unit pada tahun 2025, Kamerad A. memiliki masa kerja aktual pada tahun 2025 selama 3 bulan (dari 1 Agustus 2025 hingga 31 Oktober 2025). Kamerad A menerima bonus tahunan berkala pada tahun 2025 sebesar 3,5 kali gaji pokok.

Contoh 2: Mayor Tran Thi C. sedang menjalani cuti melahirkan mulai tanggal 1 Oktober 2024 sampai dengan tanggal 1 April 2025; waktu penilaian dan pengklasifikasian kader 2025 kesatuan Kawan C adalah mulai tanggal 1 November 2024 sampai dengan tanggal 31 Oktober 2025 dengan tingkat penyelesaian tugas dengan baik.

Pada saat unit mengevaluasi dan mengklasifikasikan staf pada tahun 2025, Kamerad C memiliki masa kerja aktual pada tahun 2025 selama 7 bulan (dari 1 April 2025 hingga 31 Oktober 2025). Kamerad C menerima bonus tahunan berkala pada tahun 2025 sebesar 7 kali gaji pokok.

Bonus

Pengacara Diep Nang Binh, Kepala Kantor Hukum Tinh Thong Luat, juga menginformasikan bahwa selain bonus rutin, anggota militer juga dapat menerima bonus tak terduga jika mereka termasuk dalam kasus-kasus berikut:

Pertama, apabila ada prestasi kerja yang menonjol yang dicapai dalam keadaan yang tidak terduga, terjadi di luar rencana atau di luar tugas rutin yang ditugaskan kepada individu tersebut.

Kedua, apabila prestasi kerja yang menonjol dan sedang dipertimbangkan oleh pejabat yang berwenang untuk dinaikkan pangkat dan kenaikan gaji lebih awal, namun menduduki jabatan atau jabatan tertinggi; menduduki golongan gaji terakhir dalam jenis atau golongan gaji yang berlaku atau prestasi kerja yang menonjol tersebut dicadangkan, namun masa kerja yang tersisa tidak mencukupi untuk dinaikkan pangkat dan kenaikan gaji lebih awal atau sekaligus mempunyai prestasi lain yang memenuhi syarat untuk dipertimbangkan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji lebih awal, maka sebagai tambahan atas tantiem sesuai ketentuan perundang-undangan diberikan tambahan sejumlah uang sebesar satu bulan gaji sebagai dasar pembayaran jaminan sosial yang dihitung pada saat prestasi kerja menonjol tersebut ditetapkan sebagai penghargaan.