Berdasarkan Pasal 169 Undang-Undang Ketenagakerjaan Tahun 2019, pekerja yang telah membayar iuran jaminan sosial (Iuran) yang cukup sesuai ketentuan akan memperoleh pensiun setelah mencapai usia pensiun.

Dengan demikian, usia pensiun pekerja dalam kondisi kerja normal akan disesuaikan menurut peta jalan hingga pekerja pria mencapai usia 62 tahun pada tahun 2028 dan pekerja wanita mencapai usia 60 tahun pada tahun 2035.

Sangha Buddha (17).jpg

Pada tahun 2025, usia pensiun akan terus disesuaikan, pria 61 tahun 3 bulan, wanita 56 tahun 8 bulan.

Ilustrasi: Chi Hieu.

Mulai tahun 2021, usia pensiun bagi karyawan dengan kondisi kerja normal adalah 60 tahun 3 bulan untuk karyawan pria; 55 tahun 4 bulan untuk karyawan wanita. Setelah itu, usia pensiun akan bertambah 3 bulan untuk karyawan pria dan 4 bulan untuk karyawan wanita setiap tahunnya.

Dengan demikian, pada tahun 2025, usia pensiun dengan kondisi kerja normal adalah sebagai berikut: pekerja laki-laki 61 tahun 3 bulan, pekerja perempuan 56 tahun 8 bulan.

Pekerja dengan kapasitas kerja yang berkurang; bekerja pada pekerjaan atau jabatan yang sangat berat, beracun, atau berbahaya; bekerja di wilayah dengan kondisi sosial ekonomi yang sangat sulit dapat pensiun pada usia yang lebih rendah, tetapi tidak lebih dari 5 tahun lebih tua dari usia yang ditentukan pada saat pensiun, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang.

Seorang pakar di bidang ketenagakerjaan mengatakan, peningkatan usia pensiun bagi pekerja pria dan wanita memang perlu dilakukan.

Pertama, tingkatkan usia pensiun untuk mengatasi populasi yang menua dan risiko kekurangan tenaga kerja di masa mendatang. Vietnam telah memasuki fase populasi yang menua dengan sangat cepat dan diperkirakan akan menghadapi masalah kekurangan tenaga kerja jika usia pensiun tidak disesuaikan dengan peningkatannya.

Di samping itu, penyesuaian usia pensiun merupakan salah satu langkah untuk menjamin hak bekerja para pekerja, memanfaatkan sumber daya manusia yang berusia lanjut namun berpengalaman, dalam rangka peningkatan kesehatan pekerja yang semakin meningkat.

Lebih jauh lagi, penyesuaian usia pensiun juga bertujuan untuk mempersempit kesenjangan usia pensiun antara pria dan wanita, sehingga mendorong kesetaraan gender di pasar tenaga kerja.

Secara khusus, peningkatan usia pensiun juga menjadi salah satu langkah penting untuk menyeimbangkan keuangan dan memastikan dana pensiun.

Pekerja dengan kualifikasi profesional dan teknis tinggi dan beberapa kasus khusus dapat pensiun pada usia yang lebih tinggi tetapi tidak lebih dari 5 tahun lebih tua dari usia yang ditentukan pada saat pensiun, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang.