(Dan Tri) - Kepolisian Kota Thanh Hoa , Provinsi Thanh Hoa, memanggil seorang siswa laki-laki yang memukul temannya di halaman sekolah. Siswa laki-laki tersebut mengaku memukul temannya karena konflik saat mengambil uang 10.000 VND.
Pada tanggal 19 Desember, Kepolisian Kota Thanh Hoa, Provinsi Thanh Hoa, memanggil VTM (lahir 2008), yang tinggal di Komune Xuan Giang, Distrik Tho Xuan, untuk mengklarifikasi tindakan pemukulan terhadap teman sekelasnya, VVT (lahir 2009), kelas 10, Sekolah Tinggi Industri Thanh Hoa.
Di kantor polisi, VTM mengakui bahwa sekitar pukul 14.00 tanggal 17 Desember, M. mengambil uang kertas senilai 10.000 VND yang dijatuhkan VVT di kelas.
Kepolisian Kota Thanh Hoa menerima pernyataan dari VTM (Foto: Kepolisian Kota Thanh Hoa).
Setelah mengetahui bahwa M. mengambil uang tersebut, VVT meminta uang tersebut kembali, tetapi M. tidak mengembalikannya. Saat itu, terjadi konflik antara kedua belah pihak, dan mereka saling memaki. Kemudian T. merebut kembali uang tersebut dari tangan M..
Pukul 17.00 di hari yang sama, sepulang sekolah, M. melihat T. berjalan bersama teman-temannya di halaman sekolah. Karena marah atas kejadian sebelumnya, M. menyerang T. dengan tangan dan kakinya, menyebabkan luka-luka.
Sebelumnya, di media sosial beredar artikel dengan konten "Sekolah Tinggi Industri Thanh Hoa, gara-gara iritasi mata, seorang mahasiswa laki-laki memukul teman sekelasnya dalam perjalanan pulang dari sekolah", disertai klip yang merekam kejadian tersebut.
Klip tersebut telah membuat marah opini publik, banyak orang menganggap tindakan memukul teman adalah kekerasan di sekolah dan perlu ditangani secara keras sebagai tindakan pencegahan.
Segera setelah menerima informasi tersebut, Tim Kepolisian Kriminal Kepolisian Kota Thanh Hoa dan Kepolisian Distrik Dong Cuong mengerahkan pasukan dan segera berkoordinasi dengan unit terkait untuk memverifikasi insiden tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/nam-sinh-lop-10-bi-danh-o-san-truong-vi-nhat-duoc-10000-dong-20241219080430197.htm
Komentar (0)