Dalam pidato pembukaannya, Menteri Kehakiman Nguyen Hai Ninh menekankan bahwa tanggal 28 Agustus 1945 merupakan tonggak sejarah bagi bangsa, yaitu hari ketika Pemerintahan Sementara Republik Demokratik Vietnam yang dipimpin oleh Presiden Ho Chi Minh mengumumkan kepada bangsa pembentukan Kabinet Unifikasi Nasional yang terdiri dari 13 kementerian, termasuk Kementerian Kehakiman. Hal ini merupakan tonggak sejarah lahirnya Peradilan Vietnam baru - Vietnam merdeka yang diperintah oleh rakyat Vietnam. Pada masa-masa awal berdirinya Negara demokrasi, Kementerian Kehakiman mengemban fungsi-fungsi yang sangat mendasar dalam menjamin hak-hak demokrasi rakyat, melalui pengaturan kewenangan dalam menangkap, menyidik, menuntut, mengadili, menahan, dan membebaskan narapidana, kewenangan menyelenggarakan peradilan perdata, niaga, dan pidana, pelaksanaan perjanjian bantuan timbal balik dan perwalian peradilan dengan negara asing, serta kewenangan menyelenggarakan dan mengelola jabatan-jabatan peradilan.

Secara khusus, Kementerian Kehakiman memberikan kontribusi besar dalam penyusunan dan penerapan Konstitusi pertama - Konstitusi 1946, yang membuka jalan bagi pembentukan konstitusional Vietnam yang demokratis dan revolusioner.
Selama lebih dari 80 tahun pembentukan dan pengembangan, Kementerian Kehakiman telah melalui berbagai tantangan, suka duka, tetapi juga tahapan yang gemilang, sesuai dengan pernyataan Presiden Ho Chi Minh: "Kehakiman adalah lembaga penting pemerintah".
Merangkum capaian-capaian gemilang tersebut, Menteri Nguyen Hai Ninh menegaskan bahwa capaian Kementerian Kehakiman saat ini merupakan kristalisasi kekuatan, bakat, kecerdasan, semangat dan tanggung jawab dari segenap kader, pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil selama ini, kecintaan terhadap profesi, kecintaan terhadap peradilan, solidaritas, berbagi suka dan duka untuk mengatasi segala kesulitan dan tantangan, teguh berjalan di bawah cahaya hukum, dengan gemilang menyelesaikan semua tugas yang diamanahkan oleh Partai, Negara dan rakyat.

Di balik setiap rancangan undang-undang yang disahkan oleh Majelis Nasional, setiap dokumen hukum yang dipraktikkan merupakan perjalanan kerja yang serius, mulai dari diskusi yang terbuka dan bertanggung jawab hingga bekerja sepanjang malam, melewati hari libur, hampir tanpa hari libur, dengan semangat "berlari dan berbaris bersamaan" dan hasrat membara untuk sebuah lembaga yang kreatif dan berkembang, merupakan bukti nyata dari kecerdasan, semangat, dan dedikasi "para insan peradilan". Itulah tradisi yang berharga, warisan spiritual industri yang perlu diwariskan, dilestarikan, dan dikembangkan oleh generasi mendatang, ungkap Bapak Nguyen Hai Ninh.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/nganh-tu-phap-vuot-qua-nhung-chang-duong-day-thu-thach-thang-tram-nhung-ve-vang-post810060.html
Komentar (0)