Dari tanggal 2-10 November, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan mengunjungi Tel Aviv (Israel), Amman (Yordania), Tokyo (Jepang), Seoul (Korea Selatan), dan New Delhi (India).
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan melakukan serangkaian kunjungan ke Timur Tengah dan Asia untuk berkoordinasi dengan mitra guna mengatasi tantangan yang muncul. (Sumber: Devdiscourse) |
Di Yordania, Menteri akan menggarisbawahi pentingnya melindungi warga sipil dan berkomitmen untuk menyediakan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, melanjutkan layanan penting, dan memastikan warga Palestina tidak mengungsi secara paksa ke luar Jalur Gaza.
Bapak Blinken juga akan membahas mekanisme untuk mencegah kekerasan di kawasan, untuk memastikan perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah, termasuk pembentukan negara Palestina.
Bapak Blinken kemudian akan memimpin delegasi AS ke Tokyo, Seoul dan New Delhi untuk mempromosikan kerja sama demi kawasan Indo- Pasifik yang bebas, terbuka, makmur, aman, terhubung dan kuat.
Di Tokyo, Menteri Luar Negeri AS akan menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri G7 ke-2 pada tahun 2023. Bapak Blinken akan bertemu dengan Perdana Menteri Fumio Kishida dan Menteri Luar Negeri Yoko Kamikawa untuk membahas prioritas kedua negara, termasuk mendukung pemulihan ekonomi dan energi Ukraina, serta memperkuat kerja sama bilateral di Indo- Pasifik .
Bapak Blinken kemudian akan bertolak ke Seoul untuk bertemu dengan Presiden Yoon Suk Yeol, Menteri Luar Negeri Park Jin, dan Penasihat Keamanan Nasional Cho Tae-yong. Kedua belah pihak akan membahas cara menanggapi tantangan global, termasuk konflik di Ukraina dan ketidakstabilan di Timur Tengah.
Di Tokyo dan Seoul, Menteri Blinken akan menyoroti komitmen untuk membela Jepang dan Korea Selatan, dan menegaskan kembali pentingnya aliansi trilateral AS-Jepang-Korea Selatan setelah KTT Camp David pada bulan Agustus.
Terakhir, Menteri Luar Negeri AS dan Menteri Pertahanan Lloyd J. Austin akan bertolak ke New Delhi untuk menghadiri Dialog Tingkat Menteri 2+2. Delegasi AS akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Subrahmanyam, Menteri Pertahanan Rajnath Singh, dan pejabat senior India lainnya untuk membahas isu-isu bilateral dan global, serta perkembangan di kawasan Indo-Pasifik.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)