Ngu Cung baru saja merilis album Heritage, gagasan band yang telah dibina selama 10 tahun, membawa nafas warisan rakyat ke dalam musik rock.
Perwakilan band tersebut mengatakan bahwa musik rock terkadang distereotipkan sebagai " musik yang sulit didengar dan memekakkan telinga". Selama hampir 20 tahun di pasar musik, Ngu Cung selalu menghadirkan beragam emosi kepada penonton dengan komposisi yang memadukan nuansa budaya dan rakyat, menciptakan "selera yang berbeda" di komunitas rock. Oleh karena itu, album Heritage yang Ngu Cung perkenalkan kali ini memiliki komposisi yang mudah diakses.
Pita Pentatonik.
Nuansa rock dalam album ini masih kental dengan nuansa rock tradisional yang intens dan garang, namun fleksibel dipadukan dengan lagu-lagu balada, sehingga menghasilkan warna yang mengikuti perkembangan zaman. Cocok untuk mereka yang tidak terbiasa mendengarkan musik rock, namun tidak menghilangkan kualitas dan selera musik Ngu Cung.
Tran Thang, pemimpin Ngu Cung, berbagi bahwa ia selalu mengarahkan bandnya untuk mengejar gaya yang berbeda, tidak hanya berfokus pada musik rock murni, tetapi juga mengekspresikan nilai-nilai komunitas dengan jelas. Ia percaya bahwa musik adalah cara sempurna untuk melestarikan dan menyampaikan warisan dan budaya bangsa dengan cara yang paling mendalam dan mendalam.
Dengan album "Heritage", Ngu Cung ingin memperdalam warisan budaya takbenda, cerita dan emosi tentang alam dan sejarah melalui musik mereka.
Dengan album Heritage, Ngu Cung ingin memperdalam warisan budaya takbenda, cerita dan emosi tentang alam dan sejarah melalui musik mereka.
"Siapa pun bisa bercerita tentang warisan Vietnam, tetapi untuk mengingatnya dalam waktu lama dan mengukirnya dalam ingatan, musik adalah hal yang paling sempurna. Warisan budaya tak benda, warisan alam, dan harta karun sejarah yang luar biasa... adalah inspirasi bagi Ngu Cung untuk menulis dan melestarikan warisan melalui musik mereka," ujar Tran Thang.
Album ini berisi 11 lagu: Don em tro ve, Man Le 1979, Co doi thuong ngan, Yeu, Chung mot uoc mo dan karya-karya dengan lirik yang ditinggalkan oleh mendiang musisi Tuan Long seperti: Jumping fire to pray for rain (budaya etnis Pa Then), Ve tuoi tho, Son Doong, dan komposisi baru Song khac di, Me thien nhien.
Secara khusus, album ini menampilkan kolaborasi antara Ngu Cung dan banyak artis lain, seperti musisi Nguyen Duc Cuong, Nguyen Duc Long, Nguyen Tien Dat, penyanyi Tang Ngan Ha, penyanyi Phuong Thanh, bassis Nguyen Minh Duc...
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/ngu-cung-noi-gi-ve-nhac-rock-dinh-tai-nhuc-oc-va-kho-nghe-ar905195.html
Komentar (0)