Menurut statistik terbaru dari Bank Negara, hingga akhir Agustus, masyarakat telah menyimpan hampir 7 miliar VND di bank. Jumlah tabungan yang disimpan di bank terus meningkat selama 2 tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dirilis Bank Negara hari ini, 12 November, jumlah uang tabungan penduduknya mencapai 6.924.889,15 miliar VND, meningkat 6% dibandingkan akhir tahun 2023.
Dibandingkan dengan akhir Juli, jumlah tabungan masyarakat meningkat sebesar 86,475 miliar VND. Ini merupakan peningkatan yang signifikan. Jika dihitung rata-rata harian, setiap hari di bulan Agustus, terdapat 2,882 miliar VND yang disetorkan ke bank.
Sedangkan untuk badan usaha dan lembaga ekonomi , jumlah simpanan tabungan pada perbankan kelompok ini sampai dengan akhir Agustus mencapai VND 6.838.341,69 miliar, sedikit menurun dibandingkan akhir tahun 2023.
Namun, dalam 3 bulan dari Juni hingga Agustus, simpanan perusahaan dan organisasi ekonomi cenderung kembali. sistem perbankan
Hingga akhir Juli, jumlah uang yang disimpan oleh dunia usaha dan lembaga ekonomi di bank adalah sebesar 69.586 miliar VND.
Bila dihitung total simpanan masyarakat, pelaku usaha dan lembaga ekonomi pada bulan Agustus, total simpanan tabungan di bank umum mencapai rekor tertinggi yakni lebih dari 13.763.230 miliar VND.
Menjelaskan mengapa simpanan tabungan terus mengalir ke bank, para ahli keuangan mengatakan bahwa hal itu terjadi karena investor masih berhati-hati dengan saluran investasi lain seperti saham, real estat, dll.
Terutama harga emas yang berfluktuasi. Terlalu besar. Sejak awal tahun, harga emas internasional telah meningkat lebih dari 50%. Jika Anda berinvestasi, itu sangat berisiko. Sedangkan untuk menyimpan emas, orang biasanya hanya membeli ketika harga komoditas ini stabil.
Di sisi lain, suku bunga deposito juga meningkat sejak April. Saat ini, suku bunga deposito beberapa bank umum swasta gabungan yang terdaftar umumnya berkisar antara 5-5,8% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan. Untuk jangka waktu 6-9 bulan, suku bunga deposito yang terdaftar adalah 4,5-4,8% per tahun.
Sumber
Komentar (0)