Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor risiko bagi banyak penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup, seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi, dan diabetes. Berikut beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
Tingkatkan asupan garam.
Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan retensi air, yang mengakibatkan kembung dan kenaikan berat badan yang cepat. Untuk mengatasi hal ini, kurangi asupan garam secara bertahap, minum banyak air, dan hindari makanan olahan yang tinggi sodium. Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi kurang dari 5 gram garam per hari (sekitar satu sendok teh), termasuk garam dari bumbu, saus ikan, MSG, dan makanan kemasan.
Jangan menghitung kalori yang dikonsumsi.
Meskipun sudah melacak kalori, banyak orang masih mengalami kenaikan berat badan karena mengabaikan sumber kalori tersembunyi dari camilan seperti buah kering, biskuit, dan keripik kentang asin. Kalori ini menumpuk secara bertahap dan mudah menyebabkan asupan energi total melebihi kebutuhan harian. Kembangkan kebiasaan ngemil yang sehat, dengan memprioritaskan buah segar dan kacang-kacangan dalam porsi yang wajar.
Kekurangan kalium
Kekurangan kalium dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh, menyebabkan retensi air dan peningkatan berat badan sementara. Mineral ini memainkan peran penting dalam fungsi otot, kardiovaskular, dan pencernaan. Kadar kalium rendah dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu, kondisi medis, atau diet yang kekurangan makanan kaya kalium, dengan gejala seperti kelelahan, kelemahan otot, dan kembung.
Orang dewasa membutuhkan sekitar 2.600-3.400 mg kalium per hari, yang sebaiknya diperoleh dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, salmon, dan kentang; mereka yang menderita penyakit ginjal sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen.
Melewatkan sarapan
Melewatkan sarapan membuat Anda merasa lebih lapar di siang hari, meningkatkan risiko makan berlebihan dan memilih makanan tidak sehat, yang pada akhirnya berkontribusi pada penambahan berat badan seiring waktu.
Perubahan pada sistem pencernaan
Gangguan pencernaan seperti sembelit, kembung, atau metabolisme lambat dapat menyebabkan kenaikan berat badan sementara. Hal ini seringkali berkaitan dengan pola makan, asupan air, dan tingkat aktivitas. Menambahkan makanan kaya serat ke dalam diet Anda, minum cukup air, dan berolahraga secara teratur dapat meningkatkan pencernaan dan membatasi fluktuasi berat badan.
Makan terlalu cepat
Makan terlalu cepat mencegah tubuh menerima sinyal kenyang, yang menyebabkan makan berlebihan dan risiko penambahan berat badan seiring waktu.
Sumber: https://baohatinh.vn/nhung-nguyen-nhan-gay-tang-can-de-bo-qua-post302344.html








Komentar (0)