Penembakan terjadi di stasiun kereta bawah tanah Farragut West, menyebabkan kepanikan warga. Wali Kota Washington Muriel Bowser mengonfirmasi bahwa ini adalah aksi seorang pria bersenjata. Tersangka telah ditangkap, tetapi motif kejahatannya masih diselidiki.
Menceritakan insiden tersebut, Asisten Kepala Polisi Washington, Jeffery Carroll, mengatakan pria bersenjata itu "menyergap" para korban. Ia "datang dari sudut jalan, mengangkat senjatanya, dan mengarahkannya ke arah anggota Garda Nasional."
Kehadiran polisi dalam jumlah besar di pusat kota Washington DC, tempat dua tentara Garda Nasional ditembak pada hari Rabu, hanya beberapa blok dari Gedung Putih, dalam sebuah serangan yang digambarkan oleh para pejabat sebagai penyergapan yang ditargetkan. Para tentara yang terluka berada dalam kondisi kritis sementara tersangka ditahan. pic.twitter.com/8S2454Vuqb
— Humeyra Pamuk (@humeyra_pamuk) 26 November 2025
Video : Tempat kejadian penyerangan.
Para saksi di lokasi kejadian menjelaskan mendengar serangkaian ledakan keras, diikuti oleh kekacauan saat orang-orang mencoba melarikan diri.
Kedua prajurit tersebut berada dalam kondisi kritis, kata Direktur FBI Kash Patel, menandai insiden paling serius yang melibatkan pasukan Garda Nasional sejak mereka dipanggil untuk bergabung dengan kampanye anti-kejahatan nasional Presiden Donald Trump.
Menanggapi insiden tersebut, Presiden Trump mengutuk pelaku penembakan sebagai "binatang", dan mengatakan tersangka juga mengalami luka serius tetapi "tetap akan membayar harga yang sangat tinggi" atas tindakannya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Perang Pete Hegseth mengumumkan akan mengerahkan 500 pasukan tambahan ke Washington, sehingga total pasukan yang dikerahkan menjadi 2.500. "Ini akan semakin memperkuat tekad kami untuk menjaga Washington tetap aman dan indah," ujarnya mengenai penembakan tersebut.
Pengerahan Garda Nasional oleh pemerintah federal untuk memerangi kejahatan di banyak kota AS telah menuai kritik dari pejabat setempat, yang menuduh Tn. Trump memperburuk situasi.
Langkah ini juga menghadapi berbagai tuntutan hukum di pengadilan. Pekan lalu, seorang hakim federal memutuskan bahwa pengerahan ribuan pasukan Garda Nasional oleh Trump di ibu kota AS adalah ilegal.
Sumber: https://congluan.vn/no-sung-gan-nha-trang-hai-ve-binh-my-nguy-kich-10319435.html






Komentar (0)