Tay Ninh - dari pertemuan sungai hingga pelajaran menyatukan hati manusia
Dahulu, orang-orang Barat punya pepatah: "Setiap sungai mengalir ke laut, hanya hati manusia yang tak boleh terbagi dua." Bergabungnya dua provinsi menjadi provinsi Tây Ninh yang baru bukan sekadar masalah pemisahan batas wilayah, tetapi juga masalah menemukan suara, perasaan, dan aspirasi yang sama. Layaknya dua sungai Vam Co yang telah diwariskan turun-temurun, masing-masing memiliki "temperamen" tersendiri. Sungai Timur deras dan tenang. Sungai Barat lebar dan lambat. Ketika menyatu menjadi sungai besar bernama Vam Co, tak ada lagi pertanyaan siapa yang keruh - siapa yang jernih, siapa yang kuat - siapa yang lemah. Semua bersatu membentuk kekuatan air baru, energi baru.
Tay Ninh hari ini pun sama. Bersatu untuk menjadi lebih kuat dalam pembangunan, lebih mendalam dalam budaya, lebih luas dalam visi, dan lebih langgeng dalam hubungan antarmanusia.

"Air Sungai Dong Nai mengalir perlahan seolah mengenang setiap langkah orang-orang yang telah berlalu dari generasi ke generasi."
Gunung Ba Den - penopang masa lalu, pelabuhan Soai Rap - pintu gerbang menuju masa depan
Gunung Ba Den - simbol ketekunan dan keyakinan
Gunung itu tak berkata apa-apa. Gunung itu tetap berdiri di sana, menembus terik matahari dan hujan, melewati lika-liku kehidupan, dan perubahan-perubahan. Gunung itu mengajarkan pelajaran bahwa jika ingin kuat, kau harus berakar dalam, jika ingin tinggi, kau harus hidup dengan layak. Tay Ninh kini menjadikan Gunung Ba Den sebagai "sandaran", mengambil tradisi sebagai akarnya, dan mengambil nilai-nilai lama sebagai kompasnya.

Gunung Ba Den yang berkilauan magis (Foto: Hai Trieu)
Muara Soai Rap - simbol keterbukaan dan masa depan
Sementara itu, laut tak tinggal diam. Laut selalu mengundang, selalu membuka, selalu memanggil orang untuk melangkah maju. Tây Ninh yang baru kini memiliki pelabuhan tambahan, bagaikan pintu gerbang tambahan ke dunia di abad laut dan samudra. Sebuah simbol perdagangan, integrasi, inovasi, dan keberanian untuk bermimpi lebih besar. Di antara pegunungan dan laut, Tây Ninh kini memiliki cukup "akar" untuk berdiri kokoh, cukup "sayap" untuk terbang jauh.
Dimana orang menemukan diri mereka melalui aliran alam
Ketika sungai bertemu sungai, orang bertemu orang
Dua aliran sungai Vam Co menyatu, endapan aluvium bercampur dengan endapan aluvium, air tanah bertemu dan mengalir ke laut. Masyarakat Tây Ninh saat ini sama, berasal dari tanah yang berbeda, adat istiadat yang berbeda, tetapi dengan hasrat yang sama untuk masa depan yang lebih baik.

Sungai Vam Co Dong memudahkan lalu lintas jalur air, berkontribusi terhadap pengembangan industri, pertanian, dan kehutanan di Tay Ninh.

Sungai Vam Co Dong tidak hanya menyediakan air untuk produksi, kehidupan sehari-hari, pertanian... tetapi juga memiliki nilai strategis dalam pembangunan ekonomi wilayah tersebut.
Saat gunung menghadap ke laut, pemandangannya pun meluas.
Dari puncak Gunung Ba Den, memandang ke arah Gerbang Soai Rap, kita dapat melihat pelajaran berharga: tetaplah seperti gunung, tetapi bukalah hatimu seperti lautan. Itulah jalan Tay Ninh untuk maju, teguh dalam pemerintahan, toleran dalam hubungan, kreatif dalam pembangunan, dan berkelanjutan dalam lingkungan.
Saran untuk pemerintah dan masyarakat di Tay Ninh yang baru
Mari kita ambil kisah pertemuan dua sungai Vam Co sebagai semangat inovasi: Jangan biarkan dua cara berpikir "lama - baru", "atas - bawah", "internal - eksternal" menghalangi... Persatuan harus berjalan beriringan dengan kesatuan hati, kesatuan cara bertindak, kesatuan aspirasi.

Tay Ninh saat ini sedang berubah secara dramatis (Dalam foto: distrik Tan Ninh dilihat dari atas (Foto: Huynh Thanh Liem))
Biarkan Gunung Ba Den dan muara Soai Rap menjadi dua simbol spiritual.
- Pegunungan mengingatkan kita untuk melestarikan akar, budaya, dan tradisi kita.
-Laut mengingatkan kita untuk bergerak maju, berinovasi, dan berintegrasi.
Lihatlah bagaimana sungai mengajarkan kita toleransi
Sungai tak memilih endapan aluvium, tak menolak cabang-cabang kering, tak membedakan air berlumpur dan jernih. Jika Tay Ninh kini ingin menjadi kuat, ia harus menganggap dirinya sebagai dua sungai yang menyatu dan mengalir bersama, barulah ia dapat mencapai samudra.
Percayalah bahwa penyatuan bukan tentang pengumpulan, tetapi tentang pembukaan.
Membuka peluang baru.
Buka ruang baru.
Membuka alasan bagi orang untuk lebih mencintai tanah airnya.
New Tay Ninh, sungai besar masa depan
Saat meninggalkan sungai hari itu, petani tua itu menambahkan: "Sungai mengalir ke satu arah, airnya sangat deras, Sahabatku. Orang yang satu hati bisa melakukan apa saja dengan sukses."
Aku ingat selamanya.
Tay Ninh, gunung Ba Den berdiri kokoh di belakang, pelabuhan Soai Rap terbuka di depan, dua sungai Vam Co menyatu menjadi satu, merupakan gambaran indah sebuah negeri yang tahu bagaimana mengandalkan masa lalu, berdiri di masa sekarang, dan menatap masa depan dengan kuat.
New Tay Ninh, tempat gunung bersentuhan dengan laut, tempat sungai mengalir menjadi satu, tempat orang-orang bersama-sama terus menulis kisah baru tentang tanah air mereka.
Le Minh Hoan
Sumber: https://baolongan.vn/noi-dong-song-hoi-ngo-nui-cham-bien-a207343.html






Komentar (0)