• Petani 4.0
  • Petani di daerah salin menanam tanaman untuk menambah pendapatan
  • Petani miliarder

Keadaan ini menyebabkan keuntungan makin menyempit, bahkan berpotensi menimbulkan risiko kerugian jika terjadi cuaca atau fluktuasi pasar yang tidak menguntungkan.

Tanaman padi musim panas-gugur memasuki tahap anakan dan pembentukan malai, yang sangat penting bagi hasil panen secara keseluruhan. Namun, yang paling mengkhawatirkan para petani saat ini bukan hanya hama atau perubahan cuaca, tetapi juga kenaikan harga bahan-bahan pertanian , yang memberikan tekanan besar pada biaya investasi.

Harga bahan baku yang naik membuat petani kesulitan mempertahankan keuntungan

Di Koperasi Dong Tam di Komune Chau Thoi, lebih dari 210 hektar padi musim panas-gugur tumbuh merata berkat penanaman yang terkonsentrasi dan minimnya hama. Namun, menurut Bapak Trinh Van Ngan, Ketua Dewan Direksi Koperasi, kenaikan tajam biaya input menjadi kendala utama. Khususnya, harga berbagai pupuk esensial seperti NPK dan Kalium telah naik 50-100 ribu VND/karung dibandingkan awal musim; pestisida juga naik 10-20% dibandingkan musim sebelumnya.


Pasar beras tidak stabil, sementara harga bahan baku terus meningkat. Koperasi berharap semua pihak segera menemukan solusi untuk menstabilkan dan menyelaraskan kepentingan petani dan pelaku usaha agar produksi dapat dipertahankan secara stabil dan berkelanjutan,” usul Bapak Trinh Van Ngan, Ketua Dewan Direksi koperasi.


Petani memupuk dan merawat padi. ​​Foto: ANH TUAN

Bapak Vo Minh Tien, seorang petani di Kelurahan Chau Thoi, sedang menanam padi varietas OM18 seluas 2 hektar. Ia mengatakan bahwa cuaca di awal musim cukup mendukung, dengan sedikit hama dan penyakit, sehingga padi tumbuh dengan baik. Namun, tingginya harga bahan baku menyebabkan biaya produksi meningkat secara signifikan. Sementara itu, harga beras yang tidak stabil membuat ia dan banyak petani lainnya khawatir.

“Saat ini, harga beras segar hanya sekitar 6.000-6.200 VND/kg. Dengan harga ini, setelah dikurangi biaya-biaya lain, hampir tidak ada keuntungan yang tersisa. Sementara itu, harga pupuk dan pestisida telah meningkat tajam. Para petani berharap Pemerintah segera memiliki kebijakan stabilisasi harga, sehingga masyarakat dapat merasa aman di ladang mereka,” ujar Bapak Tien.

Berdasarkan catatan, biaya produksi per hektar padi saat ini berkisar antara 3 hingga 3,5 juta VND, di mana pupuk dan pestisida saja mencapai lebih dari 60%. Ketika harga bahan baku meningkat, total biaya investasi juga meningkat, yang menyebabkan laba menurun. Yang lebih mengkhawatirkan, kualitas bahan baku di pasaran tidak terkontrol, barang palsu masih merajalela, menyebabkan banyak rumah tangga mengalami pertumbuhan padi yang buruk meskipun telah berinvestasi besar, serta hama dan penyakit yang tidak terkendali, yang mengakibatkan gagal panen.

Departemen fungsional memeriksa kualitas pupuk. Foto: ANH TUAN

Meningkatkan keterkaitan rantai, memperketat manajemen material

Para petani berjuang di tengah pusaran kenaikan harga pupuk dan pestisida; harga beras yang tidak stabil; cuaca ekstrem yang semakin tak terduga; serta kekhawatiran terus-menerus akan barang palsu dan berkualitas buruk serta penyakit tanaman. Faktor-faktor ini tidak hanya memengaruhi produktivitas tetapi juga berdampak langsung pada psikologi dan pendapatan petani.

Oleh karena itu, harapan terbesar petani saat ini adalah pasar konsumsi beras yang stabil dan bahan baku yang terkendali, baik harga maupun kualitasnya. Selain itu, memperkuat hubungan antara petani dan pelaku usaha di sepanjang rantai nilai juga merupakan solusi yang diharapkan dapat berkontribusi pada stabilisasi produksi.

Departemen fungsional memeriksa kualitas obat perlindungan tanaman. Foto: ANH TUAN

Dengan hubungan yang erat, petani akan memiliki akses ke bahan baku berkualitas dengan harga istimewa, dan pelaku usaha akan membeli produk mereka. Selain itu, otoritas terkait perlu memperkuat program pelatihan teknik bertani, mengarahkan penggunaan bahan baku yang efektif, menghemat biaya, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas beras.

Huyen Trang

Sumber: https://baocamau.vn/nong-dan-ca-mau-lo-lang-truoc-bao-gia-vat-tu-nong-nghiep-a106417.html