Pada tanggal 10 Oktober, Tn. Vo Loi, Kepala Departemen Pendidikan dan Pelatihan Distrik Dam Doi ( Ca Mau ) mengatakan bahwa Sekolah Menengah Phan Ngoc Hien (Kota Dam Doi, Distrik Dam Doi) mengadakan rapat dewan disiplin untuk mengusulkan tindakan disiplin terhadap seorang siswi yang memukul teman sekelasnya di kelas dan mereka yang terlibat.
Sebelumnya, pada 8 Oktober, sebuah klip muncul di media sosial yang merekam perkelahian antara dua siswi. Klip ini kemudian dipastikan terjadi pada 7 Oktober di Sekolah Menengah Phan Ngoc Hien, Distrik Dam Doi. Siswi yang memukul temannya diidentifikasi sebagai TTNK, sementara yang dipukuli adalah NTV, keduanya siswa kelas 8A. Menurut pihak sekolah, alasan awal TTNK memukul temannya adalah karena ia berpikir teman-temannya "tidak memiliki kesan yang baik satu sama lain".
Gambar siswi TTNK memukul temannya direkam oleh siswi lain
Menurut Bapak Vo Loi, saat K. memukul V., ada 3 siswi lain yang menyaksikan namun tidak ikut campur; di antara mereka, NKN mengeluarkan telepon genggamnya untuk merekam klip, sementara 2 siswi lainnya berdiri dan menonton.
Sepulang sekolah, NKN menunjukkan klip K. yang memukul V. kepada ibunya. Ibu N. kemudian mengirimkan klip tersebut kepada seorang anggota keluarga, yang setelah menontonnya, mengunggahnya di media sosial. Klip tersebut kemudian menjadi viral.
Terkait insiden ini, Sekolah Menengah Phan Ngoc Hien membentuk dewan disiplin dan memberikan sanksi kepada 5 siswi yang terlibat. Khususnya, TTNK, yang secara langsung memukul temannya, diskors dari sekolah selama 1 minggu, dan surat pemberitahuan dikirimkan kepada keluarganya untuk pengawasan. Siswi NTV, siswi yang merekam video tersebut, dan 2 siswi yang menonton, semuanya ditegur oleh seluruh sekolah dan surat pemberitahuan dikirimkan kepada keluarga mereka untuk pengawasan dan pemantauan perkembangan mereka.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)