Kelas Khmer di pagoda Serey Kandal, distrik Vinh Phuoc, menarik banyak siswa.
Belajar di pintu Buddha
Setiap sore di musim panas, suasana di Pagoda Serey Kandal (Wilayah Vinh Phuoc) menjadi ramai. Di ruang yang damai, di bawah atap pagoda yang megah, halaman yang luas bergema dengan suara para siswa yang membaca, ceramah para biksu, dan tawa anak-anak. Deretan meja dan kursi sederhana tertata rapi di ruang kelas, setiap anak asyik berlatih kaligrafi dengan kegembiraan yang terpancar jelas di wajah mereka.
Son Thi Ngoc Thuy, siswa kelas dua, dengan gembira berbagi: “Di musim panas, saya dan teman-teman pergi ke pagoda untuk belajar bahasa Khmer, sangat menyenangkan! Selain belajar membaca dan menulis, kami juga mendengarkan biksu yang mengajar tentang moralitas. Saya sangat suka belajar di pagoda!” Sementara itu, Thach Minh Tai, yang sedang belajar bahasa Khmer kelas tiga, dengan gembira berbagi: “Sejak liburan musim panas, saya pergi ke kelas setiap hari. Berkat belajar di sini, saya belajar banyak kosakata baru dan mendapatkan banyak teman.”
Para orang tua juga mengungkapkan kegembiraan dan ketenangan pikiran mereka saat menyekolahkan anak-anak mereka di pagoda. Ibu Son Thi Sa Ren, seorang orang tua yang anaknya belajar di Pagoda Serey Kandal, mengaku: "Saya sangat senang melihat anak saya menikmati belajar bahasa Khmer setiap hari. Ini adalah kesempatan bagi anak saya untuk memperoleh pengetahuan tentang bahasa, aksara, dan adat istiadat tradisional bangsa, sambil menghindari keterlibatan dalam gim video atau pergaulan bebas."
Musim panas ini, Pagoda Serey Kandal telah menerima lebih dari 450 siswa dari kelas 1 hingga 4. Pagoda ini secara proaktif telah mengatur ruang kelas, membagi kelas berdasarkan usia, menyediakan waktu belajar yang memadai, dan memobilisasi biksu-biksu spesialis untuk mengajar. Yang Mulia Thach Hong, Kepala Biara Pagoda Serey Kandal, mengatakan: “Ini bukan hanya kegiatan pendidikan , tetapi juga cara untuk melestarikan bahasa dan tulisan yang merupakan jiwa masyarakat Khmer. Bagi anak-anak yang berada dalam kondisi sulit, pagoda ini sepenuhnya menyediakan buku dan pena agar mereka dapat bersekolah dengan tenang.”
Sebarkan semangat melestarikan bahasa nasional
Gerakan untuk membuka kelas bahasa Khmer telah menyebar luas ke pagoda-pagoda seperti Pagoda Chhung Thum (Komune Lai Hoa), Pagoda Sala Pôthi Serey Sakor, dan Pagoda Serey Kro Sang (Kelurahan Vinh Chau)... Setiap pagoda menarik 50 hingga 400 siswa dan biksu untuk mengikuti kelas belajar dari tingkat 1 hingga 3, bahkan kelas Pali dasar. Hal ini merupakan bukti nyata minat komunitas dalam melestarikan bahasa ibu dan budaya Khmer.
Yang Mulia Thach Phet, kepala biara Pagoda Sala Pôthi Serey Sakor, berkata: “Setiap musim panas, pagoda-pagoda Buddha Theravada Khmer menyelenggarakan kelas-kelas Khmer secara gratis, menciptakan kondisi bagi anak-anak Buddha untuk datang dan belajar. Kegiatan ini telah dipertahankan selama beberapa dekade sebagai tradisi yang baik. Mempelajari bahasa Khmer tidak hanya membantu anak-anak belajar membaca dan menulis Khmer, tetapi juga membantu mereka memahami adat istiadat dan praktik, serta moralitas sebagai manusia menurut ajaran Buddha.”
Dengan dukungan pemerintah daerah dan antusiasme para kepala biara, kelas musim panas di pagoda terus dipertahankan dan dikembangkan. Ini juga merupakan "sekolah musim panas" yang ideal bagi anak-anak di daerah pedesaan dengan populasi Khmer yang besar. Meskipun sederhana dan lugas, kelas-kelas ini merupakan wadah untuk memperkaya pengetahuan, membangkitkan kesadaran akan pelestarian bahasa nasional, dan menyebarkan kecintaan terhadap budaya Khmer di hati setiap anak. Ini adalah perjalanan yang tenang namun bermakna, yang berkontribusi dalam membina generasi muda Khmer.
Artikel dan foto: THACH PICH
Sumber: https://baocantho.com.vn/nuoi-duong-ban-sac-dan-toc-a188298.html
Komentar (0)