Bapak Tuong, seorang peternak burung nuri di kecamatan Ninh Thanh Loi A, kecamatan Hong Dan (provinsi Bac Lieu ) mengatakan: "Jenis burung nuri banyak sekali, namun harga induk burung nuri yang paling murah adalah 4 - 5 juta VND/pasang, ada pula yang mencapai 30 juta VND/pasang...".
Berani berfikir, berani berbuat dan bertekad mencari jalan sendiri untuk mengembangkan ekonomi keluarga, mengatasi kemiskinan itulah yang kami rasakan ketika bertemu dengan Bapak Danh Tuong, seorang petani di kecamatan Ninh Thanh Loi A, kecamatan Hong Dan (provinsi Bac Lieu) yang telah sukses dengan model usaha peternakan burung nuri.
Bapak Danh Tuong merawat burung-burung nuri yang ia pelihara di rumah keluarganya di Kelurahan Ninh Thanh Loi A, Kecamatan Hong Dan (Provinsi Bac Lieu). Foto: CL
Saat pertama kali menikah dan pindah, Tn. Danh Tuong diberi lebih dari 1 hektar lahan oleh orang tuanya untuk beternak udang sekaligus menanam padi.
Berkat sifatnya yang pekerja keras dan tekun, serta banyak belajar pengalaman budidaya udang dari daerah tetangga, ia memperoleh keuntungan lumayan setiap tahun dari model ini.
Tidak berhenti disitu, saat berkunjung ke sebuah fasilitas yang khusus memelihara burung hias, melihat bahwa ia dapat berkembang dengan profesi barunya ini, Tn. Tuong mengemasi tasnya dan pergi ke Kota Ho Chi Minh untuk melamar pekerjaan di fasilitas tersebut.
Setelah hampir setahun "belajar sambil melakukan", Tuan Tuong membeli beberapa telur burung beo dan sebuah inkubator untuk bereksperimen.
Setelah berhasil menetaskan telur burung nuri, Bapak Tuong menginvestasikan lebih dari 30 juta VND untuk membeli jaring untuk membuat sangkar, dan pada saat yang sama, ia meneliti dan membangun sarang untuk burung-burung tersebut dan menyusun "resep rahasia" miliknya sendiri untuk membesarkan burung nuri hingga dapat bereproduksi, dengan bertelur dua kali setiap bulan.
Dari telur sekecil permen, setelah hampir 2 tahun berkembang biak, Tn. Tuong sekarang memiliki kawanan burung beo yang jumlahnya mencapai beberapa ratus ekor.
Setelah berhasil memelihara dan mengembangbiakkan burung nuri, Bapak Tuong mulai mencari tempat pemasaran dan pasar yang ditujunya adalah tempat usaha perdagangan burung dan tempat usaha tempat beliau sebelumnya belajar teknik beternak burung.
Dalam waktu singkat, ia mendapatkan pesanan untuk burung beo keluarganya. Baru-baru ini, ia menjual hampir 100 pasang induk burung beo, menghasilkan keuntungan lebih dari 50 juta VND.
Saat ini, peternakannya memiliki hampir 200 pasang induk dan burung betet. Pak Tuong berkata: "Ada banyak jenis betet, tetapi harga terendah untuk induk betet berkisar antara 4-5 juta VND/pasang, ada pula yang mencapai 30 juta VND/pasang."
Oleh karena itu, modal investasi awal untuk beternak burung nuri cukup besar, namun jika Anda berhasil beternaknya, Anda dapat mengembalikan modal Anda dalam waktu singkat.
Di sisi lain, beternak burung beo merupakan model yang relatif baru, sehingga daya beli pasar masih sangat besar. Saya perkirakan setelah menjual semua burung di Tet ini, saya mungkin akan mendapat untung lebih dari 200 juta VND.
Melihat Bapak Danh Tuong, seorang petani di kecamatan Ninh Thanh Loi A, kecamatan Hong Dan (provinsi Bac Lieu) yang sukses beternak burung nuri, banyak warga yang sebelumnya ragu akan efektivitas dan keuntungannya kini kerap datang berkunjung.
Pak Tuong pun tak menyembunyikan profesinya, ia bersedia membagi pengalamannya kepada warga dusun, dengan harapan banyak warga yang memiliki hobi yang sama bisa meraih keuntungan besar.
Dengan ketekunan, kerja keras, kreativitas, dan kemauannya untuk belajar dan mencoba model bisnis baru, Tn. Danh Tuong adalah petani Khmer yang khas dalam produksi, tidak hanya memperkaya keluarganya tetapi juga membantu tetangganya di dusun itu untuk berkembang bersama.
[iklan_2]
Source: https://danviet.vn/nuoi-thanh-cong-chim-ket-von-xua-kia-la-dong-vat-hoang-da-mot-nong-dan-bac-lieu-ban-5-trieu-cap-20250115184643845.htm
Komentar (0)