TPO - Pada akhir pekan, rombongan mobil menyusuri Hai Van Pass (menghubungkan kota Da Nang dan provinsi Thua Thien Hue) untuk berkunjung. Di puncak jalan setapak, mobil-mobil harus bergerak sedikit demi sedikit, terus-menerus menurunkan penumpang di peninggalan Hai Van Quan.
Sejak pagi, jalan menuju Hai Van Pass dipenuhi kendaraan. Tak hanya para backpacker, banyak pula rombongan wisatawan yang memilih untuk mencoba sedikit petualangan dan menikmati udara sejuk pegunungan. Klip: Thanh Tran. |
Puncak Hai Van Pass dipenuhi mobil. Sering kali, mobil harus berjalan pelan karena tidak ada jalan, terutama saat ada truk tangki dan bus wisata besar. Foto: Thanh Tran. |
Puluhan bus penumpang berbaris silih berganti, membuat jalan di puncak jalur itu sesak dan macet. |
Mobil-mobil berlalu-lalang tanpa henti, dan kafe-kafe pinggir jalan dipenuhi pelanggan. Para pemilik kafe mengatakan bahwa mulai pukul 4 atau 5 pagi, sudah ada pelanggan yang menuju puncak gunung karena semakin pagi sampai di sana, semakin indah pemandangan Gunung Hai Van yang diselimuti kabut. Setiap hari, kafe-kafe ini menyambut pelanggan hingga malam hari. |
Puncak Hai Van Pass, tempat monumen nasional Hai Van Quan berada, merupakan destinasi yang menarik banyak wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. |
Sepeda motor, mobil pribadi, bus wisata dan rombongan orang datang ke Hai Van Pass terus menerus pada akhir pekan. |
Namun, peninggalan Hai Van Quan masih dalam tahap restorasi sehingga pengunjung hanya dapat melihatnya dari luar. Pintu masuk dikunci dan dijaga ketat. |
Relik Hai Van Quan dibangun di ketinggian 490 m di atas permukaan laut, terletak di Distrik Phu Loc, Provinsi Thua Thien Hue, dan Distrik Lien Chieu, Kota Da Nang. Pada tahun 2017, relik tersebut ditetapkan sebagai Monumen Nasional oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata . Pada tahun 2021, kedua daerah tersebut bersama-sama melakukan restorasi dan pemugaran relik Hai Van Quan, tetapi belum selesai. |
Banyak wisatawan menyesal ketika mereka datang ke sini mereka hanya dapat melihat Hai Van Quan melalui pagar baja. |
"Kami datang ke Da Nang dari Nam Dinh, ingin sekali mendaki Hai Van Quan, tetapi sesampainya di sana, penjaga keamanan melarang kami masuk karena bagian dalamnya sedang dalam pembangunan dan renovasi. Kami hanya bisa berdiri dan menonton dari jauh, lalu pulang," ujar Nguyen Huu Binh, seorang turis dari Nam Dinh, dengan nada menyesal. |
Seorang seniman duduk menggambar relik Hai Van Quan dari jauh. |
Dari Hai Van Quan, tampaklah lanskap pegunungan hijau yang saling tumpang tindih. Sebelum direnovasi, tempat ini menjadi tujuan "check-in" bagi banyak anak muda. |
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)