Bapak Le Quan Thuong, Direktur Cabang Ca Mau Bank Komersial Kemakmuran Vietnam (VPBank), mengatakan: “Mempertahankan suku bunga rendah adalah keputusan yang tepat saat ini. Bank jelas melihat dampak positif dari kebijakan ini, karena permintaan pinjaman dari rumah tangga bisnis dan perusahaan di daerah tersebut telah meningkat secara signifikan. Meskipun biaya operasional bank masih perlu ditutupi, dengan suku bunga rendah, bank dapat menciptakan peluang bagi nasabah untuk mengakses modal yang terjangkau. Pada saat yang sama, ini juga merupakan peluang bagi bisnis, terutama usaha kecil dan menengah, untuk berkembang lebih kuat selama periode pemulihan ekonomi.”
Salah satu penerima manfaat terbesar dari suku bunga rendah adalah usaha kecil dan menengah (UKM), yang seringkali kesulitan mengakses pinjaman. Suku bunga rendah mengurangi biaya modal bagi bisnis, terutama dalam konteks produksi dan konsumsi yang menantang. Banyak bisnis telah memanfaatkan peluang ini untuk berinvestasi dalam teknologi, meningkatkan daya saing, dan memperluas produksi. Kebijakan ini tidak hanya membantu bisnis mengatasi kesulitan tetapi juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Bapak Dang Minh Dang, Direktur Minh Dang Packaging Co., Ltd. (Kelurahan 9, Kota Ca Mau), mengatakan: “Suku bunga rendah akhir-akhir ini sangat membantu bisnis, terutama karena perusahaan sedang memperluas produksi dan berinvestasi dalam lini produksi pengemasan otomatis untuk industri makanan laut. Suku bunga preferensial dari bank memudahkan bisnis untuk mengakses pinjaman guna berinvestasi dalam teknologi baru, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dan mengurangi biaya produksi. Penurunan suku bunga pinjaman tidak hanya meringankan beban keuangan tetapi juga membantu kami melaksanakan proyek jangka panjang dan mempertahankan daya saing di pasar.”
Suku bunga pinjaman jangka pendek di bank untuk sektor prioritas tetap rendah, yaitu 3,9% per tahun. Ini merupakan langkah Bank Negara Vietnam untuk mempromosikan sektor-sektor ekonomi utama yang dapat menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang yang signifikan, seperti pertanian, pengolahan makanan, ekspor, perusahaan rintisan, dan bisnis inovatif. Penerapan suku bunga preferensial ini telah membantu usaha kecil dan menengah (UKM) mengakses pinjaman dengan mudah, sehingga mendorong pengembangan sektor-sektor ekonomi strategis.
Dalam konteks ekonomi yang semakin terintegrasi dan persaingan yang ketat, penurunan suku bunga pinjaman tidak hanya membantu bisnis mengatasi kesulitan dalam penggalangan modal, tetapi juga menciptakan peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar produk.
Oleh karena itu, salah satu isu yang perlu diperhatikan secara khusus oleh bank dan lembaga pengatur ketika mempertahankan suku bunga rendah adalah tekanan pada nilai tukar dan inflasi. Jika nilai tukar naik tajam atau inflasi tidak terkendali, mempertahankan suku bunga rendah dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi. Menurut perkiraan dari Departemen Peramalan, Statistik - Stabilitas Moneter dan Keuangan, Bank Negara Vietnam, jika nilai tukar dan inflasi naik tajam (di atas 4%), mempertahankan suku bunga rendah akan menjadi tantangan, dan suku bunga deposito mungkin meningkat sebesar 1-2%, sementara suku bunga pinjaman akan meningkat sedikit dan lebih lambat daripada suku bunga deposito (0,5-1%). Namun, dalam jangka pendek, suku bunga pinjaman diproyeksikan akan terus menurun sedikit sebesar 0,03-0,08 poin persentase pada kuartal kedua tahun 2025 dan sepanjang tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan suku bunga rendah akan terus memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memudahkan individu dan bisnis untuk mengakses modal.
Untuk memastikan keberlanjutan kebijakan suku bunga rendah, Bank Negara Vietnam tidak hanya menerapkan pemotongan suku bunga tetapi juga berkoordinasi erat dengan instrumen moneter lainnya seperti perdagangan valuta asing, operasi pasar terbuka, dan manajemen nilai tukar fleksibel. Pada saat yang sama, koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal juga merupakan faktor kunci dalam memastikan stabilitas makroekonomi dan menciptakan fondasi bagi pertumbuhan jangka panjang.
Vietnam
Sumber: https://baocamau.vn/don-bay-thuc-day-tang-truong-tin-dung-a38965.html







Komentar (0)