Menurut laporan dari Bank Negara Vietnam (SBV), pada akhir kuartal pertama tahun 2025, pertumbuhan kredit mencapai 3,93%, 2,5 kali lebih tinggi dari 1,42% yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ini merupakan indikasi jelas tentang efektivitas kebijakan suku bunga rendah dalam merangsang permintaan pinjaman dari bisnis, organisasi, dan rumah tangga usaha perorangan.

Gubernur Bank Negara Vietnam, Nguyen Thi Hong, menegaskan: “Pada akhir kuartal pertama tahun 2025, tingkat suku bunga deposito baru akan tetap hampir tidak berubah, hanya meningkat sebesar 0,08%, sementara tingkat suku bunga pinjaman akan terus menurun sebesar 0,4% dibandingkan dengan akhir tahun 2024, menunjukkan upaya sistem perbankan dalam mendukung perekonomian .” Kebijakan mempertahankan suku bunga rendah telah dan terus memainkan peran penting dalam membantu bisnis mengakses pinjaman dengan lebih mudah, sehingga mendorong pertumbuhan produksi dan ekspor.

Staf Agribank memberikan saran kepada pelanggan mengenai paket pinjaman dengan tarif khusus.

Staf Agribank memberikan saran kepada pelanggan mengenai paket pinjaman dengan tarif khusus.

Sejak awal Maret, suku bunga deposito terus menunjukkan tren penurunan, terutama untuk jangka waktu pendek. Secara spesifik, untuk jangka waktu 3 bulan, Agribank menurunkan suku bunganya menjadi 2,4%/tahun, sementara VPBank juga menurunkannya menjadi 3,8%/tahun. Perlu dicatat, tren penurunan suku bunga tidak hanya terbatas pada jangka waktu pendek tetapi juga menyebar ke jangka waktu menengah dan panjang. Untuk jangka waktu 6 bulan, BVBank menurunkan suku bunganya sebesar 0,1 poin persentase menjadi 5,1%/tahun; OCB dan Eximbank sama-sama menurunkan suku bunga mereka menjadi 5%/tahun. Pada awal April, VPBank kembali menurunkan suku bunganya sebesar 0,1 poin persentase, sehingga suku bunga untuk jangka waktu ini turun menjadi 4,7%/tahun. Tren penurunan ini bahkan lebih nyata untuk jangka waktu 12 bulan, salah satu jangka waktu deposito yang paling populer. VPBank telah melakukan dua kali pemotongan suku bunga berturut-turut, dengan total 0,2 poin persentase, sehingga suku bunga turun menjadi 5,2% per tahun. Bank-bank lain juga mengikuti langkah tersebut, seperti BVBank yang menurunkan suku bunganya menjadi 5,55% per tahun, OCB menjadi 5,1% per tahun, dan Eximbank menjadi 5,2% per tahun. Untuk jangka waktu yang lebih panjang, yaitu 24 bulan, tren penurunan terus berlanjut. VPBank menurunkan suku bunganya dua kali berturut-turut, saat ini di angka 5,4% per tahun; OCB juga menyesuaikan suku bunganya turun menjadi 5,6% per tahun. Penyesuaian ini menunjukkan upaya bank untuk secara fleksibel menyesuaikan suku bunga guna meningkatkan kredit, sekaligus memfasilitasi akses yang lebih mudah ke modal yang lebih murah bagi bisnis dan individu – faktor penting dalam mendukung perekonomian selama fase pemulihan dan pembangunan berkelanjutan.