Pipa gas Balticconnector. (Sumber: Elering) |
"Pada tahap ini, dapat dipastikan bahwa jangkar yang ditemukan di laut pada 24 Oktober mirip dengan jangkar (kapal) Newnew Polar Bear berdasarkan spesifikasi tertentu. Warna cat yang sama ditemukan pada jangkar tersebut seperti pada pipa gas yang rusak," ujar Bapak Lohi.
Sebagian besar penyelidikan telah selesai tetapi beberapa aspek teknis masih belum jelas, tambahnya.
Selama penyelidikan, para ahli menemukan jejak di dasar laut di kedua sisi pipa yang memanjang beberapa kilometer ke arah timur, kemungkinan bekas jangkar. Lokasi dan waktu pergerakan kapal Tiongkok tersebut bertepatan dengan waktu pipa gas tersebut rusak.
Kapal itu kemudian ditemukan di pelabuhan St. Petersburg.
Foto yang diambil dari pelabuhan kapal kontainer menunjukkan bahwa rantai jangkar kapal, yang ditambatkan di pelabuhan, terlempar ke air, padahal hal ini tidak perlu.
Sebelumnya, polisi Finlandia mengatakan bahwa kapal kontainer China Newnew Polar Bear mungkin telah menyebabkan kerusakan pada konektor Baltik, karena jangkar yang mungkin milik kapal ini ditemukan di dekat lokasi kebocoran.
Namun, masih belum jelas apakah tindakan ini disengaja atau tidak.
Jangkar tersebut kemungkinan tersangkut di pipa dan merusak infrastruktur. Operator pipa Finlandia, Gasgrid, mengatakan bahwa Baltic Connector tidak akan dipulihkan hingga April 2024.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen menginformasikan: "Tiongkok berkomitmen untuk bekerja sama penuh dan kami percaya akan hal itu."
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)