Konferensi ini dihadiri oleh 300 delegasi yang mewakili departemen kesehatan , rumah sakit, fasilitas medis, perusahaan perjalanan dan bisnis jasa pariwisata domestik.

Berbicara di Konferensi tersebut, Wakil Menteri Kesehatan Tran Van Thuan menegaskan: Wisata medis merupakan tren yang tak terelakkan di era globalisasi, ketika permintaan akan perawatan kesehatan berkualitas tinggi yang terkait dengan relaksasi dan pariwisata meningkat.
Wisata medis bukan hanya model pembangunan ekonomi baru, tetapi juga arah strategis untuk meningkatkan posisi sektor perawatan kesehatan Vietnam di peta regional dan dunia.
Wakil Menteri Kesehatan Tran Van Thuan
Menurut data internasional, pada tahun 2024, pasar wisata medis global akan mencapai sekitar 100 miliar dolar AS, dengan tingkat pertumbuhan 15-25% per tahun. Di Vietnam, ukuran pasar saat ini sekitar 700 juta dolar AS dan diperkirakan akan mencapai 4 miliar dolar AS pada tahun 2033. Hal ini menunjukkan bahwa ruang untuk pengembangan masih sangat besar dan penuh potensi.
Vietnam memiliki semua kondisi untuk mengembangkan bidang wisata medis dengan kuat: Sistem medis semakin modern, tim dokter sangat terspesialisasi, banyak teknik medis canggih seperti transplantasi organ, intervensi janin, kardiologi... telah mendekati standar internasional.
Selain itu, pengobatan tradisional yang kaya, biaya pengobatan yang terjangkau, alam yang indah, budaya yang unik, dan keramahan penduduknya merupakan keunggulan kompetitif yang unik, yang membantu wisata medis Vietnam menciptakan ciri khas tersendiri.

Untuk mewujudkan potensi tersebut, Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata untuk mengembangkan proyek pengembangan wisata medis serta layanan pemeriksaan dan pengobatan medis berkualitas tinggi untuk periode 2025-2030, yang bertujuan menjadikan Vietnam sebagai pusat perawatan kesehatan terkemuka di kawasan.
Beberapa tujuan yang ditetapkan adalah untuk meningkatkan kualitas layanan medis sesuai dengan standar internasional; mengembangkan fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis modern dengan kapasitas untuk menerima dan melayani wisatawan domestik dan mancanegara.
Setiap daerah perlu secara proaktif mengembangkan produk wisata medis spesifik yang sesuai dengan kekuatan daerah.
Wakil Menteri Kesehatan Tran Van Thuan memberikan arahan
Bersamaan dengan itu, dikembangkan pula strategi promosi yang sinkron dan modern, yang menciptakan citra nasional bagi wisata medis Vietnam. Di sisi lain, pengembangan wisata medis tidak hanya bertujuan untuk menarik pasien internasional, tetapi juga berkontribusi untuk mengurangi jumlah orang yang pergi berobat ke luar negeri, menghemat sumber daya nasional, dan sekaligus memastikan masyarakat lokal memiliki akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi.
Wisata medis juga merupakan saluran untuk memperluas diplomasi medis, mendorong kerja sama internasional di bidang kesehatan, pendidikan, budaya, dan teknologi. Dengan demikian, berkontribusi dalam menyebarkan citra Vietnam yang modern dan manusiawi, siap menjadi mitra terpercaya komunitas internasional dalam perawatan dan perlindungan kesehatan.
Wakil Menteri Tran Van Thuan meminta para delegasi yang menghadiri Konferensi untuk fokus membahas dan menilai situasi terkini, dengan jujur menunjukkan masalah yang ada, dan sekaligus mengusulkan solusi yang spesifik dan layak.
Kementerian Kesehatan berjanji untuk terus bekerja sama dengan kementerian, sektor, daerah, dan dunia usaha untuk segera mengatasi kendala, mendukung peningkatan mutu layanan, dan menciptakan koridor hukum yang kondusif bagi pengembangan wisata medis secara sistematis, efektif, dan berkelanjutan.
Pada Konferensi tersebut, presentasi dan berbagi pengalaman dari para ahli dalam dan luar negeri merupakan dasar penting untuk mengkonkretkan kebijakan utama Partai, yang secara bertahap mewujudkan tujuan membangun Vietnam menjadi tujuan perawatan kesehatan terkemuka di kawasan dan dunia.
Sumber: https://baolamdong.vn/phat-trien-du-lich-y-te-dua-viet-nam-tro-thanh-diem-den-cham-soc-suc-khoe-hang-dau-khu-vuc-388678.html
Komentar (0)