Surat Edaran ini ditujukan kepada instansi, satuan, prajurit, prajurit cadangan dalam rangka latihan siaga tempur, tenaga pertahanan, tenaga kontrak, dan/atau instansi lain yang berada di lingkungan TNI; instansi, organisasi, dan perseorangan di luar TNI yang terkait dengan pengaduan mengenai keputusan administratif dan tindakan administratif instansi, satuan, atau orang yang berwenang di lingkungan TNI.
Jenderal Phan Van Giang, Menteri Pertahanan Nasional
FOTO: PHAM THANG
Dalam Surat Edaran tersebut juga diatur secara tegas kewenangan penyelesaian pengaduan pada semua tingkatan, mulai dari komandan resimen, komandan brigade, dan setingkat untuk menyelesaikan pengaduan pertama kali, hingga komandan divisi, direktur departemen, direktur Akademi Kedokteran Militer, dan setingkat dengan kewenangan penyelesaian pengaduan pertama kali dan kedua kali.
Pejabat yang lebih tinggi seperti Panglima Korps Angkatan Darat, Korps Angkatan Darat, Cabang Angkatan, Panglima Komando Penjaga Pantai Vietnam, Kepala Staf Umum, Direktur Departemen Umum Politik , dan Direktur Departemen Umum juga berwenang menyelesaikan pengaduan pertama dan kedua terhadap subjek yang berada di bawah manajemennya.
Khususnya, Menteri Pertahanan Nasional berwenang menyelesaikan pengaduan pertama kali mengenai keputusan administratif dan tindakan administratif yang dilakukannya; menyelesaikan pengaduan kedua kali mengenai keputusan administratif dan tindakan administratif dari para komandan badan dan satuan yang langsung berada di bawah pimpinannya yang telah diselesaikan pertama kali tetapi masih terus diadukan, atau pengaduan pertama kali telah kedaluwarsa tetapi belum diselesaikan.
Menyelesaikan pengaduan yang kedua kalinya terhadap keputusan tata usaha negara dan tindakan tata usaha negara Ketua DPRD Provinsi yang muatannya berada di bawah kewenangan pengelolaan negara Kementerian Pertahanan yang baru pertama kali diselesaikan tetapi masih terdapat pengaduan atau pengaduan pertama kali telah berakhir masa berlakunya namun belum diselesaikan; menyelesaikan sengketa kewenangan penyelesaian pengaduan antarinstansi dan satuan kerja di bawah Kementerian Pertahanan.
Terkait proses penerimaan dan penanganan pengaduan yang menjadi kewenangan Menteri Pertahanan, sesuai surat edaran tersebut, Inspektorat Kementerian Pertahanan bertanggung jawab membantu Menteri dalam menerima, mempelajari, dan menangani pengaduan yang menjadi kewenangan Menteri Pertahanan. Apabila pengaduan tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Pasal 11 Undang-Undang Pengaduan, Inspektorat wajib memberikan arahan atau tanggapan tertulis kepada pelapor disertai alasannya. Apabila pengaduan memenuhi syarat penerimaan dan penyelesaian, Inspektorat wajib melaporkan dan mengusulkan kepada Menteri Pertahanan untuk diputuskan pertimbangan dan penyelesaiannya.
Komandan instansi dan satuan yang menerima pengaduan di bawah yurisdiksi Menteri Pertahanan Nasional wajib meneruskannya kepada Inspektorat Kementerian Pertahanan Nasional untuk dipelajari dan ditangani. Inspektorat Kementerian Pertahanan Nasional bertanggung jawab membantu Menteri dalam menerima, mempelajari, dan menangani pengaduan di bawah yurisdiksi Menteri Pertahanan Nasional (kecuali pengaduan tentang Partai dan pengaduan terkait keputusan dan tindakan prosedural).
Dalam hal perkara bersifat rumit dan melibatkan banyak instansi dan satuan, Kepala Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan memimpin dan berkoordinasi dengan instansi fungsional terkait untuk membahas dan menyepakati usulan kepada Menteri Pertahanan untuk dipertimbangkan dan diputuskan penyelesaiannya.
Bagian Hukum Kementerian Pertahanan dan instansi serta satuan terkait berkoordinasi dengan Inspektorat Kementerian Pertahanan untuk meneliti dan mengusulkan bantuan hukum kepada Menteri dalam mempertimbangkan dan menyelesaikan pengaduan yang menjadi kewenangan Menteri.
Sumber: https://thanhnien.vn/quy-dinh-moi-ve-tham-quyen-giai-quyet-khieu-nai-cua-bo-truong-bo-quoc-phong-185250715203401325.htm
Komentar (0)