![]() |
Bandara Internasional Phu Quoc (Zona Ekonomi Khusus Phu Quoc, Provinsi An Giang) mulai dibangun pada 23 November 2008, dan secara resmi mulai beroperasi pada 2 Desember 2012. Setelah lebih dari satu dekade beroperasi, bandara ini berjuang untuk mengatasi pertumbuhan pariwisata yang pesat. |
![]() |
Menurut Bapak Le Anh Tuan, Wakil Menteri Konstruksi , pada tahun 2025 volume transportasi udara Vietnam diperkirakan mencapai 83,5 juta penumpang dan sekitar 1,5 juta ton kargo, meningkat 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak bandara besar mengalami kepadatan, dengan Phu Quoc sebagai contoh utamanya. |
![]() |
Pada tahun 2027, Phu Quoc akan menjadi tuan rumah forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC 2027), yang menciptakan kebutuhan mendesak akan infrastruktur transportasi, terutama jalur udara bagi pulau tersebut. |
![]() |
Mohamed (seorang warga negara Prancis) mengunjungi Phu Quoc untuk pertama kalinya dalam sebuah pernikahan kerabat dan menginap selama lima hari di sebuah resor tepi laut. "Saya terkesan dengan laut yang indah dan matahari terbenam yang menakjubkan. Saat tiba, saya membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mengambil bagasi dan meninggalkan bandara, tetapi itu bisa dimaklumi mengingat ini musim ramai. Hal yang sama terjadi di banyak bandara besar di Turki dan Jepang," kata Mohamed, menambahkan bahwa ia akan segera kembali ke pulau itu. |
![]() ![]() ![]() ![]() |
Terminal penumpang yang ada di Bandara Phu Quoc memiliki kapasitas desain awal sebesar 2,65 juta penumpang per tahun. Namun, pada tahun 2025, volume operasional di Bandara Internasional Phu Quoc diperkirakan akan mencapai 6 juta penumpang. Khususnya pada bulan Desember dan Januari, masuknya wisatawan internasional untuk liburan musim dingin dan perayaan Tahun Baru membuat bandara selalu ramai. |
![]() |
Saat ini, Bandara Internasional Phu Quoc sedang menjalani peningkatan dan perluasan dengan total investasi hampir 22.000 miliar VND . |
![]() |
Di luar stasiun kereta, kendaraan terus berdatangan dan pergi, menjemput wisatawan internasional untuk berwisata dan bersantai, menciptakan pemandangan yang ramai. |
![]() |
Hoan My (dari provinsi An Giang, tinggal di Kota Ho Chi Minh), yang terbang ke Phu Quoc 6-7 kali setahun, telah memperhatikan peningkatan paling signifikan dalam jumlah wisatawan internasional. "Dalam beberapa tahun terakhir, bandara menjadi jauh lebih ramai, dengan peningkatan tajam jumlah wisatawan Rusia dan India. Terminal saat ini cukup kecil dan kurang fasilitas, jadi saya berharap setelah peningkatan, pengalaman akan lebih baik," katanya. |
![]() |
Menurut data FlightConnections, per Desember 2025, terdapat 31 bandara di 12 negara yang memiliki penerbangan langsung ke Phu Quoc. Korea Selatan tetap menjadi pasar sumber terbesar dengan 73 penerbangan per minggu. |
![]() |
Saat ini, wisatawan internasional datang ke Phu Quoc dari lebih dari 150 negara dan wilayah, dengan jaringan penerbangan langsung yang terus berkembang: Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Shanghai, Mongolia, Kazakhstan... serta penerbangan charter dari Yunani, Dubai, Singapura, Uzbekistan, India, dan Rusia. |
![]() |
Selain keindahan alamnya yang mempesona, Phu Quoc juga menawarkan ekosistem resor dan hiburan kelas dunia. Ditambah dengan kebijakan bebas visa 30 hari, pulau ini menjadi semakin menarik bagi wisatawan internasional. |
Sumber: https://znews.vn/san-bay-phu-quoc-dong-nghet-post1616221.html





















Komentar (0)