
Menurut panitia penyelenggara, program festival tahun ini mencakup serangkaian kegiatan: kompetisi memetik buah dalam waktu 3 menit, yang mengharuskan peserta untuk memetik buah dengan tangan, tanpa mengguncang pohon, mematahkan ranting, menghancurkan buah, atau melakukan tindakan apa pun yang dapat membahayakan pohon plum.
Selanjutnya, kompetisi ini melibatkan memakan buah plum yang baru saja dipetik oleh tim. Setiap tim akan memilih dua perwakilan untuk berpartisipasi, dengan syarat mereka memakan buah plum dengan cara yang menarik, tidak menyisakan terlalu banyak daging buah pada bijinya.


Selain itu, tim-tim yang berkompetisi juga menyiapkan piring buah dengan tema mempromosikan destinasi alam terbaik di dunia di kawasan tersebut, cinta tanah air, membangun merek produk, melestarikan dan mempromosikan identitas budaya kelompok etnis… Yang sangat patut diperhatikan adalah upacara penghargaan kepada 9 keluarga petani teladan yang telah berkontribusi dalam membangun merek buah plum Moc Chau.
Festival ini juga mencakup olahraga tradisional dan permainan rakyat; pameran dan presentasi tentang buah plum "mận hậu"; kompetisi yang menampilkan kuliner tradisional; dan kompetisi berkemah… Semua ini menciptakan festival yang benar-benar meriah, menawarkan pengalaman yang menarik dan tak terlupakan, meninggalkan kesan mendalam pada para pengunjung.


Diketahui bahwa pohon plum musim akhir diperkenalkan ke distrik Moc Chau pada tahun 1980-an. Setelah lebih dari 30 tahun pengembangan, pohon plum telah menjadi produk utama daerah ini, membantu banyak rumah tangga secara efektif mengurangi kemiskinan.
Seluruh distrik saat ini memiliki lebih dari 3.200 hektar kebun plum, di mana sekitar 2.400 hektar saat ini sedang berproduksi buah. Plum Moc Chau ditanam dan dirawat sesuai dengan standar VietGAP, sebuah proses produksi organik yang aman, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Area produksi plum Moc Chau termasuk dalam rencana zona produksi buah aman provinsi Son La .

Untuk mempromosikan merek buah plum Moc Chau kepada khalayak yang lebih luas, baik penduduk lokal maupun wisatawan, Festival Petik Buah diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2014 dan sejak itu menjadi acara budaya dan pariwisata tahunan.
Selain Lembah Na Ka, wisatawan juga dapat mengunjungi tempat-tempat lain seperti Desa Pa Phach, Kecamatan Pa Khen, kawasan pertanian, jalan menuju Lima Gua Ban On, atau lembah buah plum Mu Nau... untuk menikmati buah-buahan lezat langsung di kebun, berfoto, dan memilih sendiri buah plum sebagai oleh-oleh setelah perjalanan.

Festival Panen Buah berfungsi sebagai kesempatan untuk memperkenalkan dan mempromosikan buah plum Moc Chau, menghormati para petani plum, dan memberi mereka kesempatan untuk berinteraksi, belajar, dan meningkatkan pengetahuan serta pengalaman mereka dalam menanam dan merawat pohon plum. Festival ini juga bertujuan untuk meningkatkan upaya komunikasi dan promosi untuk mempromosikan "Moc Chau - Destinasi Alam Regional Terkemuka di Dunia" kepada masyarakat Moc Chau, serta wisatawan domestik dan internasional.
Secara spesifik, pesan yang ingin disampaikan adalah: Memproduksi produk pertanian yang aman, menolak herbisida dan pestisida, berkontribusi pada pemulihan dan pemeliharaan ekosistem alami yang berkelanjutan, serta melindungi lingkungan dan kesehatan manusia.
Sumber







Komentar (0)