Mengikuti Walmart, Costco meminta pemasok China untuk menurunkan harga guna mengimbangi dampak tarif dan mempertimbangkan untuk menyesuaikan rantai pasokannya guna mengurangi biaya.
Costco mengatakan akan menyesuaikan rantai pasokannya jika tarif terus meningkatkan harga impor - Foto: AFP
Kantor berita CNA pada tanggal 20 Maret mengutip Financial Times yang mengatakan bahwa grup ritel terkemuka AS Costco meminta pemasok China untuk menurunkan harga guna mengimbangi dampak tarif, mengikuti langkah Walmart sebelumnya.
AS mengenakan tarif sebesar 10% pada barang-barang yang diimpor dari China pada bulan Februari, yang kemudian dinaikkan menjadi 20%, sehingga memberikan tekanan signifikan pada importir AS, memaksa mereka untuk mencari cara mengatasi peningkatan biaya, termasuk meminta pemasok China untuk menurunkan harga guna mengimbangi tarif.
Beberapa pemasok China mengatakan kepada Financial Times bahwa Walmart dan pengecer besar lainnya, termasuk Costco, telah meminta mereka untuk menurunkan harga, yang membuat biaya lebih mahal bagi perusahaan China untuk mempertahankan hubungan dagang dengan mitra AS mereka.
Menurut Reuters , dalam konferensi pers keuangan pada bulan Maret, CEO Costco Ron Vachris mengatakan sekitar sepertiga pendapatan Costco di AS berasal dari barang impor, dengan barang-barang terutama berasal dari China, Meksiko, dan Kanada.
Namun, perusahaan mungkin mempertimbangkan untuk menyesuaikan rantai pasokan internasionalnya jika tarif terus meningkatkan harga impor.
Walmart telah bernegosiasi dengan pemasoknya di Cina untuk menurunkan harga guna mengimbangi tarif yang dikenakan oleh AS, dengan beberapa pemasok mengatakan mereka terpaksa memotong harga hingga 10% per butir, yang berarti mereka harus menanggung seluruh pajak.
Menurut CNA , seorang produsen peralatan dapur di Guangdong menyampaikan bahwa memberikan diskon besar-besaran pada harga dapat berdampak serius pada operasi bisnis mereka, bahkan dapat membuat mereka berisiko bangkrut jika tekanan ini terus berlanjut.
Tanggapan Tiongkok
Pada tanggal 12 Maret, platform media Yuyuan Tantian dari China Central Television (CCTV) mengungkapkan bahwa Kementerian Perdagangan Tiongkok dan beberapa lembaga terkait telah memanggil Walmart untuk membahas masalah pemberian tekanan pada pemasok Tiongkok agar menurunkan harga.
Laporan platform tersebut berpendapat bahwa memaksa pemasok menanggung biaya tarif penuh dapat mengganggu pasar.
China memperingatkan Walmart bahwa konsekuensinya "tidak akan berhenti pada panggilan pengadilan" jika perusahaan itu terus menjalankan strategi mengalihkan beban biaya ke bisnis China.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/sau-walmart-costco-tim-cach-giam-chi-phi-nhap-hang-tu-trung-quoc-20250320174433312.htm
Komentar (0)