(Dan Tri) - Kepala Sekolah TK Van Phu di Ninh Binh menemukan 48 kotak susu segar tak terpakai di rumahnya. Ia khawatir susu tersebut sudah kedaluwarsa, sehingga ia membawanya ke sekolah untuk diminum siswa agar tidak terbuang sia-sia. Para orang tua pun curiga bahwa susu tersebut sudah kedaluwarsa.
Pada sore hari tanggal 24 Oktober, berbicara dengan reporter Dan Tri , Tn. Dinh Van Trang, Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Nho Quan (Ninh Binh) mengatakan bahwa distrik tersebut menugaskan Departemen Pendidikan dan Pelatihan dan Komite Rakyat Komune Van Phu untuk mengklarifikasi insiden di mana Kepala Sekolah TK Van Phu diduga membiarkan siswa menggunakan makanan yang tidak aman.
Taman Kanak-kanak Van Phu, distrik Nho Quan, Ninh Binh (Foto: Thanh Binh).
"Setelah dialog antara orang tua dan pihak sekolah yang diselenggarakan oleh Komite Rakyat Komune, insiden tersebut pada dasarnya telah diklarifikasi, dan kini para siswa telah kembali bersekolah seperti biasa. Orang tua tidak lagi kebingungan dan khawatir seperti hari-hari sebelumnya," ujar Bapak Trang.
Sebelumnya, puluhan orang tua yang anaknya bersekolah di Taman Kanak-kanak Van Phu (Kelurahan Van Phu, Kecamatan Nho Quan) menandatangani petisi untuk melaporkan kejadian tersebut, dengan mencurigai kepala sekolah memberikan susu kedaluwarsa dan menggunakan makanan yang tidak aman kepada anak-anaknya.
Setelah mengajukan petisi kepada Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik Nho Quan, banyak orang tua yang memutuskan anak-anak mereka tidak bersekolah karena masalah kesehatan. "Kami tidak berani menyekolahkan anak-anak kami karena takut sekolah akan memberi mereka makanan yang tidak aman dan tidak higienis," ungkap para orang tua dalam petisi mereka.
Para orang tua berbicara dengan Dewan Direktur sekolah dan para pemimpin Komite Rakyat Komune Van Phu (Foto: Thanh Binh).
Segera setelah pengaduan orang tua, pihak berwenang di distrik Nho Quan turun tangan untuk menyelidiki. Ketua Komite Rakyat komunitas Van Phu mengatakan bahwa insiden di mana orang tua mencurigai sekolah memberikan susu kedaluwarsa kepada anak-anak telah terjadi sejak April.
Namun, pada awal Oktober (tahun ajaran 2024-2025), beberapa orang tua membagikan rekaman audio yang mengatakan bahwa sekolah menggunakan susu kedaluwarsa untuk diminum siswa, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan orang tua.
"Pihak berwenang telah mengklarifikasi insiden di mana Ibu Trinh Thi Ha, Kepala Sekolah TK Van Phu, membawa 48 karton susu segar dari rumah ke sekolah untuk diminum siswa. Karton-karton susu tersebut masih memiliki tanggal kedaluwarsa (5 hari lagi)," ujar pemimpin komunitas Van Phu.
Bapak Dinh Van Thoai, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Van Phu, menyampaikan bahwa terkait penggunaan kacang hijau kupas tanpa tanggal kadaluarsa pada kemasannya, beserta tepung tapioka yang digunakan untuk memasak bagi anak-anak sebagaimana dilaporkan oleh para orang tua, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pihak sekolah tidak memperbolehkan anak-anak memakan masakan tersebut dan meminta pihak dapur untuk memasak bubur sebagai gantinya.
Siswa kembali ke sekolah seperti biasa di TK Van Phu (Foto: Thanh Binh).
Pada tanggal 22 Oktober, dalam dialog antara orang tua dan pihak sekolah yang diselenggarakan oleh Komite Rakyat Komune, isinya diklarifikasi. Khususnya, individu yang terlibat dan orang yang berbicara dalam berkas yang direkam sebelumnya, semuanya mengonfirmasi bahwa susu tersebut masih memiliki masa simpan yang pendek.
Dewan Direktur sekolah juga menerima tanggung jawab atas kelalaian dan kegagalan dalam memeriksa dengan cermat, yang menyebabkan digunakannya susu yang hampir kedaluwarsa untuk diminum siswa.
"Orang tua setuju dan sangat setuju dengan tanggapan dan penjelasan Dewan Direksi sekolah serta pihak-pihak terkait. Pada pagi hari tanggal 23 Oktober, orang tua diyakinkan untuk mengizinkan anak-anak mereka kembali ke sekolah," ujar Bapak Thoai.
Orang tua merasa lebih aman setelah kejadian tersebut terungkap, tidak lagi bingung dan khawatir (Foto: Truong Nguyen).
Ibu Trinh Thi Ha, Kepala Sekolah TK Van Phu, menjelaskan bahwa sekitar bulan April (tahun ajaran 2023-2024), ia melihat ada 48 kardus susu segar yang tidak terpakai di rumahnya. Karena khawatir susu tersebut akan kedaluwarsa, ia membawanya ke sekolah untuk diminum anak-anak agar tidak terbuang sia-sia. Ia tidak mengambil uang sepeser pun dari anak-anak maupun sekolah untuk susu tersebut.
Ibu Ha juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengakui kesalahannya kepada orang tua murid dalam mengelola kantin sekolah, sekaligus merasa sedih atas terjadinya kejadian tersebut.
Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Nho Quan menambahkan bahwa insiden tersebut telah diselesaikan secara tuntas, dan para orang tua diyakinkan untuk menyekolahkan anak-anak mereka seperti biasa. Pihak berwenang akan mengklarifikasi motif dan tujuan Ny. Trinh Thi Ha terkait insiden tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/su-that-hieu-truong-cho-tre-mam-non-uong-sua-het-han-su-dung-20241024151838551.htm
Komentar (0)