Sebelumnya, pada tanggal 25 Juli 2025, Departemen Pajak ( Kementerian Keuangan ) menerbitkan Surat Edaran Nomor 2688/CT-KTr kepada Komite Rakyat provinsi dan kota/kabupaten yang dikelola pusat mengenai konten ini.
Menurut Kementerian Pajak, belakangan ini, di bawah arahan dan perhatian para Sekretaris dan Ketua Komite Rakyat provinsi dan kota, serta koordinasi antar departemen, cabang, dan pemerintah daerah, upaya pengumpulan pendapatan APBN dan pengelolaan pajak telah mencapai banyak hasil positif. Penerapan faktur elektronik dan pengelolaan pajak bagi rumah tangga bisnis dan perorangan telah digalakkan, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan stabilisasi sumber pendapatan APBN.

Pada tahun 2024, total penerimaan APBN yang dikelola oleh otoritas pajak akan mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah, meningkat sebesar 1,7 miliar VND. Penerimaan dari rumah tangga usaha dan perorangan saja akan mencapai 25.953 miliar VND, setara dengan 120% dibandingkan tahun 2023. Namun, masih terdapat kasus di mana rumah tangga dan perorangan tidak melaporkan, tidak melaporkan secara lengkap, atau tidak melaporkan secara benar penerimaan dari penyewaan rumah, kantor, tempat usaha, dll.
Untuk mengatasi hal ini, Departemen Pajak merekomendasikan agar Komite Rakyat provinsi dan kota terus menginstruksikan pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan instansi pajak dalam meninjau dan menentukan pendapatan serta kewajiban pajak rumah tangga bisnis dan individu; segera menangani kasus pelanggaran hukum perpajakan. Komite Rakyat komune, kelurahan, kota, dan kelompok perumahan perlu memberikan informasi dan berbagi data mengenai individu yang menyewa rumah dan kantor di wilayah tersebut dengan otoritas pajak; sekaligus berkoordinasi dalam menyelenggarakan propaganda dan diseminasi kebijakan perpajakan secara berkala dan beragam.
Di samping itu, Direktorat Jenderal Pajak meminta kepada Dinas dan Lembaga terkait seperti Kepolisian, Konstruksi, Informasi dan Komunikasi, Satuan Tugas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran, dan lain-lain untuk meningkatkan pertukaran informasi dan keterhubungan, serta membangun basis data terkait dengan kegiatan penyewaan rumah dan kantor, sehingga instansi perpajakan dapat mengelola situasi yang sebenarnya dengan cermat.

Berdasarkan arahan Kementerian Keuangan, Komite Rakyat Provinsi Nghe An menugaskan Dinas Pajak Provinsi untuk memimpin dan berkoordinasi dengan unit-unit terkait guna mengatur pelaksanaannya; memastikan efisiensi, tidak tumpang tindih, dan tidak berdampak pada kegiatan produksi dan bisnis rumah tangga dan individu. Dinas, cabang, dan daerah, sesuai dengan fungsi dan tugas yang ditetapkan, berkoordinasi dengan otoritas pajak untuk melaksanakannya sesuai dengan peraturan.
Penguatan pengelolaan perpajakan bagi orang pribadi penyewa rumah dan kantor dinilai perlu untuk menjamin keadilan dalam kewajiban perpajakan, menciptakan iklim berusaha yang sehat dan transparan, memberikan kontribusi terhadap peningkatan penerimaan anggaran negara, dan meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan publik di daerah.
Sumber: https://baonghean.vn/tang-cuong-quan-ly-thue-doi-voi-ca-nhan-cho-thue-nha-van-phong-tren-dia-ban-nghe-an-10304165.html
Komentar (0)