Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Kapal perang rudal Rusia rusak parah setelah serangan Ukraina

VTC NewsVTC News07/11/2023

[iklan_1]

Fregat Askold, yang berlabuh di galangan kapal Zaliv di Kerch, terkena rudal Ukraina pada 4 November. (Sumber: The Drive)

Pada tanggal 7 November, surat kabar Drive mengutip gambar di situs jejaring sosial yang menunjukkan kapal perang angkatan laut Rusia rusak parah setelah serangan rudal jelajah oleh Ukraina pada tanggal 4 November.

Kapal dalam video tersebut telah diidentifikasi sebagai korvet rudal kelas Karakurt Proyek 22800, Askold. Struktur atas Askold rusak parah akibat serangan tersebut, termasuk sistem radarnya. Saat serangan terjadi, Askold sedang berlabuh di galangan kapal Zaliv di kota Kerch, Semenanjung Krimea.

Belum jelas apakah ada korban jiwa karena Askold belum ditugaskan oleh angkatan laut Rusia.

Struktur atas fregat Askold rusak parah setelah serangan tersebut. (Foto: The Drive)

Struktur atas fregat Askold rusak parah setelah serangan tersebut. (Foto: The Drive)

Menurut Drive, fregat rudal Askold merupakan versi terbaru dari kelas Karakurt dengan desain lambung siluman dan dapat membawa 8 rudal jelajah Kalibr. Kerusakan Askold sulit diperbaiki dan digunakan kembali, meskipun lambungnya tidak mengalami kerusakan parah.

Dalam pernyataan tentang serangan terhadap pabrik Zaliv di jejaring sosial X (Twitter), Angkatan Udara Ukraina mengunggah gambar pesawat tempur pembom Su-24 yang membawa rudal jelajah SCALP-EG yang disumbangkan oleh Prancis, yang menyiratkan peran SCALP-EG dalam serangan tersebut.

Hal ini juga sejalan dengan jangkauan rudal Ukraina yang dapat menyerang kota pelabuhan Kerch, yang terletak lebih dari 250 km dari medan perang di Ukraina timur. Sementara itu, jangkauan serangan rudal jelajah SCALP-EG dan Storm Shadow yang saat ini digunakan oleh Angkatan Udara Ukraina mencapai lebih dari 300 km.

Sebelumnya, pada 5 November, Panglima Angkatan Udara Ukraina, Letnan Jenderal Mykola Oleshchuk, menulis di Telegram bahwa sebuah kapal perang Angkatan Laut Rusia modern berada di pabrik Zalyv ketika serangan terjadi. Kapal ini dapat membawa rudal jelajah Kalibr.

Di pihak Rusia, dalam pernyataan pertama Tn. Sergei Aksyonov, kepala Krimea yang ditunjuk oleh Rusia, mengatakan bahwa tidak ada korban dalam serangan di galangan kapal di Kerch.

Namun, Kementerian Pertahanan Rusia kemudian mengumumkan bahwa salah satu kapal perangnya telah rusak oleh rudal jelajah Ukraina.

Kapal perang rudal Rusia rusak parah setelah serangan Ukraina - 2
Kapal perang rudal Rusia rusak parah setelah serangan Ukraina - 3

Citra satelit galangan kapal Zaliv pada tanggal 5 November, sehari setelah serangan, menunjukkan kerusakan pada fregat Askold.

Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan bahwa pasukan pertahanan udaranya menembak jatuh 13 dari 15 rudal jelajah yang menyerang galangan kapal Zalyv. Hanya satu rudal yang mengenai kapal perang yang berlabuh di Zalyv.

Ukraina baru-baru ini melancarkan beberapa serangan menggunakan rudal, kendaraan udara tak berawak (UAV) dan kapal bunuh diri terhadap target Rusia di atau sekitar semenanjung Krimea.

Pada 30 Oktober, pertahanan udara Rusia menembak jatuh kedelapan rudal jelajah Storm Shadow yang diluncurkan Ukraina ke Krimea. Tiga hari kemudian, pasukan Rusia menembak jatuh enam UAV Ukraina yang mendekati semenanjung tersebut.

Ukraina melancarkan serangan rudal terhadap markas besar Armada Laut Hitam Rusia di kota Sevastopol di semenanjung Krimea pada tanggal 22 September. Pejabat Rusia mengatakan serangan itu merusak bangunan yang menampung markas besar Armada Laut Hitam.

Rudal jelajah Ukraina juga merusak parah kapal pendarat kelas Ropucha Rusia Minsk dan kapal selam serang diesel-listrik kelas Kilo Rostov-on-Don dalam serangan September lalu.

Tra Khanh (Sumber: The Drive)


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk