Khususnya segmen laptop kantor (10-15 juta VND) masih paling banyak mendapat perhatian pengguna berkat harganya yang terjangkau.
Selain itu, segmen menengah dengan laptop gaming dan grafis (18-22 juta VND) juga memiliki penjualan tinggi karena permintaan belanja dari pengguna yang bekerja di bidang grafis, mahasiswa di bidang teknologi, desain, dan teknik.

PC AI menjadi pendorong pertumbuhan utama pasar laptop di Vietnam (Foto: Quynh Anh).
Saat memilih laptop baru, konfigurasi yang sesuai menjadi salah satu pertimbangan utama. Selain itu, pengguna juga memperhatikan hal-hal lain seperti daya tahan baterai atau desain yang tipis dan ringan, serta mudah dibawa bepergian.
Dalam beberapa tahun terakhir, laptop AI semakin populer. Fitur-fitur AI yang mendukung pembelajaran dan pekerjaan seperti pencatatan otomatis, peringkasan konten, pengurangan kebisingan, pengenalan wajah, dan pengoptimalan kinerja juga diminati oleh pelanggan," ujar Bapak Nguyen Lac Huy, perwakilan komunikasi sistem CellphoneS.

Bapak Peter Chang, Direktur Umum Asus wilayah Asia- Pasifik , mengatakan bahwa potensi pertumbuhan PC AI di Vietnam sangat besar (Foto: Quynh Anh).
Pasar PC AI telah berkembang pesat selama setahun terakhir, dan tren ini menyebar di Vietnam.
Saat ini, PC AI diklasifikasikan oleh perusahaan menjadi 3 kelompok utama, termasuk PC AI sehari-hari, PC AI generasi berikutnya, dan AI tingkat lanjut.
Jika kita memasukkan ketiga kelompok ini, PC AI saat ini menguasai sekitar 20-30% dari total pasar komputer di Vietnam. Beberapa negara tetangga Vietnam di kawasan Asia Tenggara telah melampaui angka 50%. Meskipun pangsa pasar Vietnam saat ini masih kecil, potensi pertumbuhannya sangat besar.
"Konsumen Vietnam, terutama generasi muda, sangat responsif terhadap teknologi dan siap mengadopsi fitur-fitur baru seperti AI, menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk memperluas pangsa pasar PC AI di masa mendatang," kata Bapak Peter Chang, Direktur Umum Asus wilayah Asia-Pasifik.
Sementara itu, Bapak Eric Lee, Direktur Asus untuk Asia Tenggara, mengatakan bahwa tahun lalu ketika PC Copilot+ pertama diluncurkan, pangsa pasar lini produk ini di segmen konsumen di Vietnam hanya kurang dari 1%. Hingga saat ini, angka tersebut telah meningkat menjadi sekitar 4-5%.
Menurutnya, permintaan secara keseluruhan di pasar Vietnam tetap stabil. Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari segmen PC AI. Dari segi harga jual dan aksesibilitas ke pasar massal, kesenjangan harga antara PC AI dan laptop biasa secara bertahap menyempit.
Seperti banyak teknologi baru lainnya, PC AI generasi pertama biasanya lebih mahal. Seiring dirilisnya generasi-generasi berikutnya, harganya akan semakin terjangkau. Dengan dukungan dari vendor CPU seperti Intel, AMD, dan Qualcomm, harga akan terus turun, kata para ahli.
Faktanya, harga laptop AI secara bertahap semakin terjangkau. Pada tahun 2024, sebagian besar PC AI yang dijual di pasar Vietnam dihargai 30-40 juta VND. Hingga saat ini, pengguna memiliki banyak pilihan berbeda ketika ingin membeli PC AI di segmen 18-20 juta VND.
"AI menjadi asisten yang ampuh untuk pembelajaran dan kreativitas, membantu mendorong kebutuhan untuk meningkatkan perangkat teknologi di kalangan siswa. Selama musim Kembali ke Sekolah 2025, sistem ini juga meluncurkan banyak insentif yang berfokus pada perangkat yang terintegrasi dengan AI dan layanan dukungan pembelajaran yang efektif," ujar seorang perwakilan dariFPT Shop.
Sumber: https://dantri.com.vn/cong-nghe/thi-truong-may-tinh-soi-dong-mua-tuu-truong-2025-20250810235023730.htm
Komentar (0)