Menurut data awal dari firma riset pasar IDC, jumlah total ponsel pintar yang dikirimkan di seluruh dunia pada kuartal kedua tahun 2024 mencapai 285,4 juta unit, naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (268 juta unit).
Ini adalah kuartal keempat berturut-turut di mana pasar mencatat pertumbuhan karena produsen telepon pintar berfokus pada pengintegrasian teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menarik konsumen dan memperluas pangsa pasar mereka.
Samsung mempertahankan posisi terdepannya dengan pengiriman 53,9 juta unit, naik 0,7% dibandingkan kuartal kedua 2023 dan menguasai 18,9% pangsa pasar. Disusul oleh Apple dengan 45,2 juta unit (naik 1,5%, menguasai 15,8% pangsa pasar) dan Xiaomi dengan 42,3 juta unit (naik 27,4%, menguasai 14,8% pangsa pasar).
"Samsung dan Apple terus memimpin pasar dan paling diuntungkan dari tren premiumisasi. Sementara itu, banyak produsen terkemuka Tiongkok meningkatkan pengiriman di segmen bawah untuk merebut pangsa pasar di tengah melemahnya permintaan," ujar Nabila Popal, direktur riset senior di IDC Worldwide Tracker.
Menurut Ibu Popal, ini juga menjadi alasan mengapa pangsa pasar perangkat telepon pintar kelas menengah menghadapi banyak tantangan.
Namun, perwakilan IDC menilai pasar telepon pintar global saat ini sangat bergairah berkat kenaikan harga jual rata-rata serta minat besar terhadap telepon pintar terintegrasi AI, yang diperkirakan akan menguasai 19% pangsa pasar tahun ini (sekitar 234 juta unit yang dikirimkan).
[iklan_2]
Sumber: https://nhandan.vn/thi-truong-smartphone-toan-cau-tiep-da-phuc-hoi-trong-quy-22024-post819311.html
Komentar (0)