Di sela-sela KTT ASEAN ke-43 yang berlangsung di Jakarta (Indonesia), Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bertemu dengan para pemimpin Malaysia, Vietnam, Korea Selatan, Filipina, dan Australia.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Presiden Indonesia Joko Widodo di Jakarta pada 5 September. (Sumber: Antara) |
Secara khusus, Perdana Menteri Justin Trudeau mengadakan pertemuan dengan Presiden negara tuan rumah Joko Widodo, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh , Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
Selama pertemuan tersebut, para pemimpin menyatakan keinginan mereka untuk bekerja sama dengan Kanada melalui perdagangan, imigrasi, dan memanfaatkan pengetahuan negara tersebut dalam menangani transisi menuju energi hijau, kantor berita Canada Press melaporkan.
Pertemuan tersebut berlangsung selama kunjungan Perdana Menteri Justin Trudeau ke Indonesia pada tanggal 4-6 September, di mana ia berjanji untuk terus mengembangkan hubungan dengan negara Asia Tenggara tersebut.
Berbicara pada KTT ASEAN-Kanada pada tanggal 5 September, Bapak Trudeau menekankan: "Sambutan hangat dan percakapan konstruktif yang kami lakukan di Indonesia merupakan bukti persahabatan Kanada yang kuat dan hubungan yang berkembang dengan kawasan Indo -Pasifik .
Bersama-sama, kita menciptakan lapangan kerja yang baik, melindungi perdamaian dan keamanan, serta membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di kedua sisi Pasifik.”
Perdana Menteri Trudeau mengatakan Kanada berharap dapat menyelesaikan perjanjian perdagangan bebas dengan ASEAN setelah terjalinnya kemitraan strategis Kanada-ASEAN. Ottawa akan membuka kantor pengembangan ekspor di Jakarta dan menunjuk perwakilan perdagangan untuk kawasan Indo-Pasifik guna membantu bisnis Kanada memasuki pasar baru di kawasan tersebut. Lima misi dagang Kanada akan segera dikirim ke kawasan tersebut, termasuk Filipina dan Vietnam.
Ini adalah KTT ASEAN keempat yang dihadiri Perdana Menteri Trudeau, setelah KTT pada tahun 2017, 2018, dan 2022.
Setelah menyelesaikan kegiatannya di Jakarta, pemimpin Kanada akan melakukan perjalanan ke Singapura pada tanggal 6 September, di mana ia diharapkan bertemu dengan mitranya Lee Hsien Loong dan para pemimpin bisnis, sebelum menuju New Delhi, India, untuk menghadiri KTT G20.
Menurut Canada Press , tujuan penting dari kunjungan tiga negara Bapak Trudeau adalah membangun hubungan dengan para pemimpin di Asia. Kanada Ottawa ingin berkontribusi pada pertumbuhan pesat kawasan ini, dalam konteks proses transisi energi hijau di mana Kanada memandang dirinya sebagai pemain kunci.
Kanada sedang merundingkan perjanjian perdagangan terpisah dengan India, Indonesia, dan blok ASEAN.
Negara tersebut mengumumkan strategi Indo-Pasifiknya pada November 2022.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)