(Surat Kabar Dan Tri) - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri dari kedua jabatannya sebagai ketua partai dan perdana menteri setelah pemimpin baru terpilih.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (Foto: Reuters).
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan pengunduran dirinya di kediamannya di Rideau Cottage, Ottawa, pada tanggal 6 Januari.
Trudeau menjelaskan bahwa "konflik internal" di dalam Partai Liberal yang berkuasa membuatnya tidak mungkin memimpin partai tersebut dalam pemilihan berikutnya.
Pengumuman ini disampaikan setelah berminggu-minggu tekanan yang meningkat terhadap Trudeau dari dalam Partai Liberalnya sendiri dan penurunan tajam dalam angka jajak pendapat nasional.
"Negara ini layak mendapatkan pilihan nyata dalam pemilihan berikutnya, dan saya menyadari bahwa jika saya harus berjuang secara internal, saya tidak bisa menjadi pilihan terbaik dalam pemilihan itu," tegas Trudeau.
Perdana Menteri Trudeau mengumumkan bahwa ia telah meminta Partai Liberal untuk memulai proses pemilihan pemimpin baru.
Trudeau berkuasa pada tahun 2015 dan memimpin Partai Liberal meraih dua kemenangan lagi pada tahun 2019 dan 2021, menjadikannya salah satu perdana menteri dengan masa jabatan terpanjang di Kanada.
Selama dua periode pertamanya sebagai perdana menteri, Trudeau memperkenalkan reformasi di Senat, menandatangani perjanjian perdagangan baru dengan Amerika Serikat, dan memperkenalkan pajak karbon untuk mengurangi emisi gas rumah kaca Kanada.
Menurut Konstitusi Kanada, negara tersebut harus mengadakan pemilihan umum paling lambat tanggal 20 Oktober.
Partai Liberal Perdana Menteri Justin Trudeau tertinggal dari Partai Konservatif oposisi dalam jajak pendapat, dengan selisih yang semakin melebar. Jajak pendapat terbaru bahkan menunjukkan dukungan terhadap Partai Konservatif lebih dari dua kali lipat dibandingkan Partai Liberal.
Partai Liberal diproyeksikan kalah dalam pemilihan mendatang. Banyak pemilih yang disurvei mengakui bahwa mereka ingin melihat perubahan setelah 10 tahun kepemimpinan Trudeau.
Dukungan untuk Trudeau mulai menurun dua tahun lalu di tengah ketidakpuasan publik atas harga yang tinggi dan kurangnya perumahan.
Menurut jajak pendapat, Partai Konservatif sepenuhnya mampu memenangkan lebih dari 50% kursi di Parlemen untuk membentuk pemerintahan sendiri, mengakhiri hampir 10 tahun pemerintahan Partai Liberal.
Di tengah meningkatnya inflasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah , para pemimpin oposisi dan beberapa anggota parlemen Liberal menyerukan agar Trudeau tidak melanjutkan kekuasaannya untuk periode berikutnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Trudeau mengakui bahwa ia sering berpikir untuk mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri setiap hari, tetapi ia menegaskan bahwa ia akan tetap menjabat hingga pemilihan umum tahun ini.
"Saya berpikir untuk berhenti dari pekerjaan saya setiap hari. Ini pekerjaan yang gila dan saya telah menerima pengorbanan pribadi yang harus saya tanggung," kata Trudeau awal tahun lalu.
Namun, ia menyatakan bahwa dirinya bukanlah tipe orang yang mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
"Ini pekerjaan yang sangat sulit, terkadang tidak menyenangkan. Tetapi jalan yang kita tempuh sangat genting, demokrasi diserang seperti ini di seluruh dunia," katanya.
Trudeau menegaskan: "Saya terjun ke dunia politik bukan untuk ketenaran, bukan untuk alasan pribadi, tetapi karena saya ingin melayani dan saya tahu saya memiliki sesuatu untuk ditawarkan."
Sumber: https://dantri.com.vn/the-gioi/thu-tuong-canada-justin-trudeau-thong-bao-tu-chuc-20250106235005519.htm






Komentar (0)