Dari tanggal 24-26 Oktober, Kanselir Jerman Olaf Scholz akan memulai kunjungan ke India dan mengadakan pembicaraan mendalam dengan mitranya di India, Narendra Modi.
Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Sumber: Reuters) |
Menurut pernyataan yang diposting di situs web Kementerian Luar Negeri India, kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Perdana Menteri Modi, "kedua pemimpin akan membahas peningkatan kerja sama keamanan dan pertahanan, perluasan peluang pertukaran bakat, kerja sama ekonomi yang lebih dalam, pembangunan berkelanjutan, serta kerja sama di bidang teknologi yang sedang berkembang dan strategis."
Diskusi juga akan berkisar pada isu-isu penting regional dan global.
Selain itu, kedua Perdana Menteri dijadwalkan berbicara di Konferensi Bisnis Jerman Asia- Pasifik ke-18 (APK 2024) di New Delhi pada 25 Oktober. Acara ini akan dihadiri sekitar 650 pemimpin bisnis dan eksekutif dari Jerman, India, dan negara-negara lainnya.
Selain itu, Kanselir Scholz akan mengunjungi Goa, tempat kapal perusak Jerman "Baden-Wuerttemberg" dan kapal pendukung "Frankfurt am Main" akan melakukan kunjungan pelabuhan terjadwal.
Sejak terjalinnya kemitraan strategis pada tahun 2000, hubungan kedua negara semakin erat dan beragam di berbagai bidang. Kedua negara akan merayakan 50 tahun kerja sama ilmiah dan teknologi, menandai titik balik penting dalam hubungan bilateral.
Tahun lalu, Tn. Scholz melakukan dua kunjungan ke negara Asia Selatan berpenduduk satu miliar orang, termasuk kunjungan kenegaraan pada bulan Februari dan menghadiri KTT G20 pada bulan September.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/thu-tuong-duc-chuan-bi-den-mot-quoc-gia-ty-dan-o-chau-a-290924.html
Komentar (0)