Hasil yang dipublikasikan dalam jurnal Cell menunjukkan bahwa obat tetes mata eksperimental ini berpotensi untuk mengurangi nyeri dan rasa terbakar pada mata. Dalam waktu 30 menit setelah terpapar cahaya, NADPH mengurangi aktivitas ROS dan mengembalikan sel-sel imun di kornea ke keadaan protektif dan anti-inflamasi. Pada tikus yang menerima obat tetes mata dua kali sehari selama 5 hari, LEAF menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada Restasis, obat resep yang digunakan untuk mengobati mata kering, tetapi harganya cukup mahal dan sering memiliki efek samping (menyebabkan iritasi mata).
Karena ekstrak tersebut berasal dari bayam (sayuran yang mudah didapat dan murah) dan digunakan dalam bentuk obat tetes mata sederhana, tim peneliti percaya bahwa teknologi yang disebut LEAF ini memiliki potensi aplikasi klinis yang sangat besar.
T. TRUC (Menurut Science Alert)
Sumber: https://baocantho.com.vn/thuoc-nho-mat-chiet-xuat-tu-cai-bo-xoi-a205512.html








Komentar (0)