
Persyaratan penting
Pesatnya perkembangan sistem ritel modern (pusat perbelanjaan, supermarket, minimarket, dan lain-lain) serta kegiatan e-commerce telah berdampak langsung terhadap kegiatan usaha pedagang kecil di pasar tradisional.
Menghadapi tantangan tersebut, di awal transformasi digital, pasar mempromosikan penggunaan pembayaran non-tunai dan pada awalnya berhasil. Papan pengumuman "menerima transfer" atau kode QR untuk pembayaran bukan lagi hal yang asing.
Banyak pedagang kecil juga membawa produk dari pasar ke platform e-commerce dan platform jejaring sosial untuk memperluas saluran konsumsi dan menjangkau pelanggan.
Selama hampir setahun, Ibu Le Thi Hoa (yang berjualan pakaian di Pasar Con, Distrik Hai Chau) telah terbiasa berjualan barang melalui siaran langsung, sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Peralatan siaran langsung Ibu Hoa meliputi ponsel pintar dan lampu khusus. Setiap hari, ia melakukan siaran langsung sekali pada waktu yang ditentukan, sekitar 2 jam.
"Awalnya, saya agak ragu karena berjualan di lingkungan yang benar-benar baru, dan berbicara dengan aksen lokal, membuat saya sulit menarik perhatian penonton. Namun, berkat kegigihan, jumlah pembeli meningkat setiap hari, dan jumlah barang yang terjual juga meningkat secara signifikan. Dewan pengelola pasar secara rutin mengadakan sesi pelatihan, dan berkat itu saya juga mendapatkan instruksi terperinci tentang cara melakukan siaran langsung serta cara berkomunikasi dan menarik pelanggan dengan lebih baik," ujar Ibu Hoa.
Selain berjualan melalui siaran langsung, Ibu Nguyen Thi Nhung, seorang pedagang di Pasar Tam Ky, juga mempromosikan barang-barang rumah tangganya di platform e-commerce dan media sosial. Setelah mengatasi kendala awal, Ibu Nhung kini memiliki sejumlah pengikut di platform Facebook dan Shopee.
Ibu Nhung berkata: “Untuk mempertahankan dan menarik pelanggan, saya telah secara proaktif menyesuaikan metode penjualan saya, menyediakan lebih banyak layanan seperti: pengantaran ke rumah; menggunakan metode pembayaran non-tunai... Karena saya dapat menjangkau banyak pelanggan di berbagai tempat, jumlah pembeli online juga cukup besar, yang membantu meningkatkan pendapatan.”
Menurut banyak peritel, penjualan melalui siaran langsung dapat meningkatkan pendapatan sebesar 20-40% per bulan dibandingkan metode tradisional. Keuntungan dari saluran penjualan ini adalah tidak memerlukan biaya investasi awal seperti biaya tempat, tenaga kerja, dan sebagainya.
Namun, siaran langsung terutama ditujukan untuk pedagang muda yang bersedia belajar dan berinvestasi; bagi pedagang yang lebih tua di pasar tradisional, masih banyak kesulitan.
Dukung usaha kecil untuk mengikuti perkembangan teknologi
Di daerah pedesaan, di mana pasar tradisional masih memainkan peran utama sebagai saluran belanja dan pertukaran barang bagi masyarakat, pemerintah daerah secara aktif mendukung pedagang kecil untuk memenuhi tren pembayaran modern.
Kelurahan Duy Xuyen memiliki 7 pasar dengan sekitar 360 pedagang. Kelurahan ini berkoordinasi dengan sejumlah bank untuk mendukung pembukaan rekening bank dan menyediakan kode QR gratis bagi para pedagang.
Bapak Nguyen Chi Cong, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Duy Xuyen, mengatakan bahwa lebih dari 50% pedagang kecil yang berbisnis di pasar memiliki rekening bank dan dilengkapi dengan kode QR untuk pembayaran daring.
Beberapa pengecer juga telah berekspansi untuk menyediakan berbagai layanan seperti pengantaran ke rumah, penerimaan dan pemrosesan makanan segar, dan lain sebagainya. Berkat itu, aktivitas perdagangan di pasar telah berkembang secara stabil, memenuhi dan melayani kebutuhan konsumen dengan lebih baik.
Sementara itu, Bapak Vo Dinh Trung, Ketua Komite Rakyat Komune Que Son, mengatakan: "Mendorong digitalisasi membawa manfaat praktis bagi masyarakat dan menjadikan pasar tradisional lebih modern. Saat ini, para pedagang di pasar-pasar lokal telah mulai mempromosikan digitalisasi dalam kegiatan bisnis seperti pembayaran non-tunai dan penjualan barang melalui media sosial. Komite Rakyat Komune juga mempromosikan propaganda kepada masyarakat tentang kemudahan metode pembayaran non-tunai, yang berkontribusi pada pengurangan risiko uang palsu, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran yang mudah, pembayaran yang cepat, dan penghematan waktu bagi penjual dan pembeli."
Bapak Nguyen Van Tru, Wakil Direktur Departemen Perindustrian dan Perdagangan, mengatakan bahwa baru-baru ini, departemennya telah berkoordinasi dengan instansi dan unit terkait untuk melaksanakan banyak kegiatan praktis guna mendukung para pedagang di pasar tradisional untuk berpartisipasi dalam proses transformasi digital.
Secara khusus, seperti instruksi tentang pembuatan stan, pemasangan iklan dan pengenalan produk di platform e-commerce; penyelenggaraan kursus pelatihan keterampilan penjualan daring, keterampilan penjualan siaran langsung; promosi penerapan solusi pembayaran non-tunai, mempopulerkan kode pembayaran QR.
Khususnya, Festival Siaran Langsung Penjualan Barang di Pasar Tradisional pada tahun 2024 yang diselenggarakan di Pasar Con menarik perhatian dan respons banyak pedagang kecil. Dengan dampak positif, model ini telah direplikasi di pasar-pasar lain di wilayah tersebut, yang secara bertahap berkontribusi pada pembentukan kebiasaan bisnis modern bagi para pedagang kecil.
“Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif, pedagang kecil yang proaktif menerapkan teknologi digital tidak hanya membantu menghemat biaya tetapi juga menciptakan keunggulan baru, memperluas basis pelanggan, dan secara bertahap meningkatkan citra pasar tradisional dalam tren konsumsi modern,” tegas Bapak Tru.
Sumber: https://baodanang.vn/tieu-thuong-thich-ung-voi-kinh-doanh-so-3299424.html
Komentar (0)