Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam mengadakan pertemuan singkat dengan Presiden Guinea-Bissau, Madagaskar, dan Ghana pada kesempatan menghadiri KTT Francophonie ke-19.

Dalam rangka KTT Francophone ke-19, di Kastil Villers-Cotterêts, Perancis, pada sore hari tanggal 4 Oktober (waktu setempat), Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam mengadakan pertemuan singkat dengan Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embaló, Presiden Madagaskar Andry Nirina Rajoelina dan Presiden Ghana Nana Addo Dankwa Akuffo-Addo.
Menurut Utusan Khusus VNA, pada pertemuan dengan Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissco Embaló, Sekretaris Jenderal Partai dan Presiden To Lam sekali lagi menegaskan bahwa kunjungan resminya ke Vietnam dari tanggal 5-8 September menciptakan momentum baru bagi hubungan Vietnam-Guinea-Bissau; ia menekankan bahwa ia telah mengarahkan kementerian, sektor dan lembaga terkait di Vietnam untuk berkoordinasi erat dengan lembaga mitra Guinea-Bissau untuk secara efektif melaksanakan hasil kunjungan tersebut.
Kedua pemimpin sekali lagi menegaskan rasa hormat mereka terhadap persahabatan dan kerja sama tradisional antara Vietnam dan Guinea-Bissau; menyatakan kegembiraan mereka atas koordinasi yang aktif dan efektif antara kedua negara di forum multilateral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan La Francophonie.
Pada kesempatan ini, Presiden Guinea-Bissau menegaskan kembali undangannya kepada Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam untuk mengunjungi Guinea-Bissau sesegera mungkin.
Selama pertemuan tersebut, Presiden Madagaskar Andry Nirina Rajoelina mengenang kenangan indah kunjungannya ke Vietnam pada tahun 2007 dan mengungkapkan kesannya tentang Teluk Ha Long.
Kedua pemimpin menegaskan pentingnya persahabatan dan kerja sama tradisional antara Vietnam dan Madagaskar yang telah dibangun dan dikembangkan selama 50 tahun terakhir; menyatakan tekad mereka untuk memperkuat hubungan bilateral di semua tingkatan, saluran dan di semua bidang, terutama pertukaran delegasi tingkat tinggi dan kerja sama di bidang pertanian.
Presiden Madagaskar menyampaikan kesannya terhadap pencapaian pembangunan Vietnam dan menyarankan agar kedua pihak menjajaki peluang kerja sama di sektor pertanian, khususnya kerja sama produksi beras dengan Vietnam.
Pada pertemuan dengan Presiden Ghana Nana Addo Dankwa Akuffo-Addo dan Sekretaris Jenderal Partai, Presiden To Lam sangat menghargai hasil positif yang dicapai dalam persahabatan dan kerja sama Vietnam-Ghana dalam beberapa waktu terakhir, terutama di bidang ekonomi; sepakat bahwa kedua belah pihak perlu meningkatkan pertukaran delegasi tingkat tinggi dan semua tingkatan; mempromosikan penerapan banyak langkah praktis untuk secara efektif mengeksploitasi potensi dan kekuatan masing-masing pihak, demi pembangunan dan kemakmuran kedua negara.
Sumber
Komentar (0)