Pada tanggal 5 September, saat berpidato di sesi pleno Forum Ekonomi Timur ke-9 (EEF 2024) di Vladivostok, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan: "Timur Jauh telah menjadi faktor terpenting dalam memperkuat posisi Moskow di dunia."
Forum Ekonomi Timur (EEF) berlangsung di Vladivostok, Rusia. (Sumber: Sputnik) |
Pemimpin Rusia menekankan bahwa hubungan bisnis dan rute perdagangan yang paling penting semakin diarahkan ke Belahan Bumi Timur dan Selatan.
“Wilayah Timur Jauh kami menyediakan akses langsung ke pasar-pasar yang sedang berkembang dan menjanjikan ini, yang memungkinkan kami mengatasi hambatan-hambatan yang coba dipaksakan oleh beberapa elit Barat kepada dunia ,” kata Putin.
"Yang terpenting, Timur Jauh merupakan ruang yang sangat luas bagi inisiatif bisnis untuk meluncurkan proyek-proyek kompleks dan menciptakan industri-industri baru. Bahkan, saat ini Timur Jauh telah menjadi faktor terpenting dalam memperkuat posisi Rusia di dunia, andalan kami," tegasnya.
Selain itu, kepala Rusia mencatat bahwa modernisasi jalur utama Baikal-Amur (BAM) merupakan proyek berskala lebih besar daripada pembangunan proyek ini di Uni Soviet.
Merujuk pada modernisasi BAM yang akan datang, Presiden Putin menyampaikan: "Kami sedang melaksanakan proyek berskala lebih besar daripada proyek investasi infrastruktur terbesar di Uni Soviet, yang dilaksanakan oleh seluruh republik di Uni Soviet, dengan upaya yang besar."
Belarus dapat berpartisipasi dalam pembangunan pelabuhan laut dalam baru di Timur Jauh Rusia, tambahnya.
Dalam pidatonya, Presiden Putin juga mengumumkan bahwa lebih dari 1.000 perjanjian senilai total lebih dari 109,6 miliar dolar AS telah ditandatangani pada tiga EEF terbaru dan menegaskan: "EEF telah menjadi platform yang diakui untuk membangun kontak bisnis yang kuat dan membahas isu-isu strategis dalam pengembangan Timur Jauh Rusia dan seluruh kawasan Asia- Pasifik ."
Saat ini, perwakilan dari lebih dari 75 negara dan wilayah berpartisipasi dalam acara forum tahun ini dengan total lebih dari 100 sesi dan meja bundar.
"Selain itu, lebih dari 30 negara telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan kelompok BRICS yang terdiri dari negara-negara ekonomi berkembang terkemuka, beberapa di antaranya ingin bergabung dengan organisasi ini.
"Anggota BRICS yang baru adalah negara-negara mandiri dengan ekonomi yang tumbuh cepat dan budaya yang khas," menurut Tn. Putin.
EEF 2024 berlangsung dari tanggal 3-6 September. Acara ini telah diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2015, kecuali pada tahun 2020 karena pandemi Covid-19.
Tahun ini, Panitia Penyelenggara mengambil tema utama "Timur Jauh 2030 - Menghubungkan kekuatan untuk menciptakan potensi baru".
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/tong-thong-nga-khang-dinh-vai-tro-vung-vien-dong-nhac-den-belarus-co-hon-30-quoc-gia-san-sang-bat-tay-voi-brics-285149.html
Komentar (0)