Berdasarkan statistik penerimaan dan distribusi darah pada Juli 2025, jadwal penerimaan yang diharapkan adalah 27.560 kantong, tetapi penerimaan aktualnya adalah 25.034 kantong, menurun 2.526 kantong dibandingkan rencana, sementara jumlah darah yang didistribusikan adalah 27.607 kantong. Akibatnya, cadangan darah kota secara bertahap menurun dari 9.427 kantong (pada 1 Juli) menjadi 6.713 kantong (pada 31 Juli).
Menghadapi situasi ini, Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh menyelenggarakan rapat darurat dengan mengundang Pusat Transfusi Darah - Hematologi (RS Cho Ray), RS Transfusi Darah - Hematologi, dan Palang Merah Kota Ho Chi Minh. Rapat ini bertujuan untuk mengkaji situasi penerimaan dan penyediaan darah pada masa transisi (sebelumnya sistem kesehatan Provinsi Binh Duong dan Ba Ria - Vung Tau digabung menjadi satu sistem kesehatan Kota Ho Chi Minh). Rapat ini juga membahas dan menyepakati rencana koordinasi guna memastikan ketersediaan darah bagi fasilitas perawatan hingga akhir tahun 2025.
Berdasarkan usulan Departemen Kesehatan, Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh telah menyetujui rencana Pusat Transfusi Darah Rumah Sakit Cho Ray untuk terus mengambil peran sebagai titik fokus penyediaan darah dan produk darah untuk wilayah 2 dan 3 (sebelumnya Binh Duong dan Ba Ria - Vung Tau) hingga 31 Desember, sesuai dengan rencana yang ditetapkan di awal tahun.
Pada saat yang sama, Dinas Kesehatan ditugaskan untuk mengatur dan mengoordinasikan kegiatan pengambilan dan pendistribusian darah sesuai dengan kebutuhan aktual dan kemampuan operasional masing-masing unit. Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh juga menginstruksikan pemerintah daerah untuk terus melaksanakan mobilisasi donor darah sukarela secara efektif, memperkuat Komite Pengarah di tingkat akar rumput, dan berkoordinasi erat dengan Pusat Donor Darah Kemanusiaan Kota Ho Chi Minh untuk menjaga jadwal donor darah sukarela dan pengambilan darah yang stabil, tanpa gangguan selama periode restrukturisasi sistem.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/tphcm-kho-mau-du-tru-can-dan-nganh-y-te-hop-khan-tim-nguon-cung-post807263.html
Komentar (0)